Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Avatar

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Sebagai daerah penghasil kelapa dalam Kabupaten Tanjung Jabung Timur harus melakukan hilirisasi produk turunan. Dengan begitu nilai tambah petani diharapkan kian meningkat sembari menghadirkan lapangan kerja baru yang kian terbuka dengan program hilirisasi tersebut.

Upaya hilirisasi kelapa dalam tersebut diseriusi Bupati Dillah Hikmah Sari dengan mendatangi langsung Kementerian Pembangunan Nasional / Badan Perencanan Pembangunan Nasional.

Kepada Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Dr Jayadi, Selasa (27/1), Dillah meminta dukungan agar hilirisasi kelapa dalam bisa didukung pemerintah pusat. Dillah menyebut saat ini Tanjabtim sudah dapat alokasi 5000 hektar program replanting kelapa dalam. Dengan replanting itu berdampak pada harapan peningkatan produktivitas kelapa dalam yang mulai menurun pada tanaman tua.

Hilirisasi ini diproyeksikan bisa menghadirkan industri pengolahan santan kelapa, nata de coco, pengolahan sabut kelapa hingga pengolahan arang tempurung (carbon) dan minyak goreng serta tepung kelapa. Di samping itu ada pula peluang pasar bagi produk kayu pengganti berbahan batang kelapa. Produk turunan itu pasarnya cukup terbuka luas baik di dalam negeri maupun mancanegara.

BACA JUGA :  Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 

Namun menurut Dillah pabrik yang diharapkan tidak harus berskala besar. Ia menyebut sejumlah produk turunan dari kelapa dalam mampu pula diproduksi sekala kecil dengan kualitas tetap kompetitif.

“Karena itu saya tadi ke Bappenas mengemukakan tekad itu agar pemerintah melalui Bappenas bisa memberikan dukungan, apalagi program hilirisasi ini kan sejalan dengan program Bapak Presiden, kami optimis rencana ini bisa direalisasikan,” kata Dillah.

Dillah berharap pemerintah pusat bisa mendorong investasi skala besar dan menengah terkait hilirisasi kelapa dalam ini. Termasuk program tanggul khusus perkebunan yang menyasar kebun – kebun kelapa dalam masyarakat.

Keseriusan hilirisasi ini sudah dimulai dengan kerja nyata pemerintah daerah melalui program 1000 Km tanggul. Dari target 200 Km per tahun, telah direalisasikan 357,21 Km pada tahun pertama kepemimpinan DIllah HIkmah Sari – Muslimin Tanja.

BACA JUGA :  Turnamen Camat Cup III Resmi Dibuka, Muara Sabak Barat Bergemuruh oleh Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

“Kami berupaya memperkuat petani dengan memperbaiki tanggul, mendorong peremajaan dan menghadirkan industri menengah dan besar yang diharapkan menstimulasi UMKM – UMKM kita sehingga kelapa dalam sebagai salah satu produk unggulan kita bisa kita jadikan penopang kuat ekonomi masyarakat, kita juga sudah punya varietas unggul bersertipikat yang kita namai Varietas Zabak,” ungkap Dillah.

Dillah menjamin bagi investasi yang masuk pada program ini akan diberikan kemudahan – kemudahan yang akan mendukung investasi tersebut. Soal suplai bahan baku produk yang sering mengkhawatirkan bagi investor, Dillah menyebut mekanisme pasar tetap jadi rujukan. Pemerintah daerah tidak akan menggunakan pendekatan intervensi, tetapi investor bisa melakukan pendekatan dengan skema kerjasama kelompok atau koperasi.

“Kita punya Koperasi Merah Putih yang mungkin bisa jadi mitra tripartit bersama petani dan pengusaha, silahkan saja sepanjang sesuai koridor aturan dan orientasinya saling menguntungkan,” tutup Dillah.(*)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 
Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?
Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi
Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat
Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II
Pemuda Parit Culum 1 yang Tetap Membumi: Kisah Pengabdian Ferdi Hazrian

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:27 WIB

Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:26 WIB

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:56 WIB

Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:23 WIB

Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan

Berita Terbaru