DPRD Tanjab Timur Soroti Kinerja Pemkab: 3 Komisi Sampaikan Catatan Strategis dan Rekomendasi Penting 

Avatar

Selasa, 28 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) menyampaikan sejumlah catatan strategis dan rekomendasi penting terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanjab Timur Tahun Anggaran 2025. Masukan tersebut disampaikan melalui laporan tiga komisi dalam rapat paripurna DPRD yang digelar pada, Selasa (28/04/2026).

Ketua DPRD Tanjab Timur, Hj. Zilawati, SH, yang memimpin langsung rapat tersebut menegaskan bahwa laporan komisi-komisi DPRD berisi evaluasi, apresiasi, serta rekomendasi yang harus menjadi perhatian kepala daerah guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan ke depan.

Menurutnya, LKPJ memiliki posisi strategis sebagai instrumen evaluasi tahunan atas jalannya pemerintahan, sekaligus pijakan penting untuk memastikan kesinambungan program pembangunan daerah.

“Melalui mekanisme LKPJ, progres pembangunan maupun berbagai persoalan yang muncul dapat dicermati bersama untuk menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan program pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan DPRD merupakan hasil pembahasan mendalam bersama seluruh mitra kerja komisi, termasuk hasil studi komparatif ke daerah lain, jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi, serta pembahasan internal Komisi I, II, dan III.

Komisi 1 Fokus ASN, Mitigasi Bencana dan Penguatan Inspektorat

Melalui juru bicara Tri Astuti Handayani, Komisi I menyoroti sektor kepegawaian, khususnya BKPSDMD. Komisi 1 meminta adanya kejelasan status tenaga kerja yang belum masuk kategori PPPK paruh waktu, serta mendorong upaya solusi agar mereka dapat diakomodasi secara bertahap.

BACA JUGA :  Sehari Jelang Ulang Tahun Sang Ayah, Bupati Dillah Raih Penghargaan Kehormatan dari IPDN

Selain itu, sektor penanggulangan bencana juga menjadi perhatian serius. Komisi I menekankan pentingnya langkah pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan sebagai kunci utama dalam mengurangi risiko bencana di wilayah Tanjab Timur.

Tak kalah penting, Komisi I merekomendasikan Inspektorat agar memperkuat kapasitas SDM Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui peningkatan kompetensi sesuai tugas pokok dan fungsi pengawasan.

Komisi II Soroti Pangan, Infrastruktur hingga Transparansi Kapal Perikanan

Komisi II yang disampaikan juru bicara M. Feisal Nur Wahyu menitikberatkan perhatian pada sektor ketahanan pangan. Mereka meminta optimalisasi distribusi beras SPHP bekerja sama dengan Bulog agar kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

Di bidang infrastruktur, Komisi II meminta Dinas PUPR meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan DPRD, terutama terkait kebutuhan masyarakat agar dapat segera diakomodasi.

Komisi II juga memberikan apresiasi kepada Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) atas kinerjanya menghadapi kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025.

Namun demikian, program pengadaan kapal pada Dinas Kelautan dan Perikanan ikut disorot. Menurut Komisi II, proses pengadaan harus dilakukan secara transparan guna menghindari polemik di tengah masyarakat. Penjelasan teknis mengenai spesifikasi kapal, termasuk pemahaman terkait ukuran Gross Tonnage (GT), juga dinilai penting agar tidak menimbulkan salah tafsir publik.

Komisi III Tekankan Pelayanan Ambulan, Sampah dan Ketepatan Bantuan Sosial

BACA JUGA :  Sehari Jelang Ulang Tahun Sang Ayah, Bupati Dillah Raih Penghargaan Kehormatan dari IPDN

Sementara itu, Komisi III melalui juru bicara Firmansa Ayusda, S.Pd.I, menyampaikan evaluasi terhadap pelayanan ambulan yang dinilai perlu ditingkatkan dari sisi standar layanan kepada masyarakat.

Komisi III juga mendorong penambahan layanan psikologi bagi korban kekerasan maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan khusus.

Di sektor lingkungan hidup, Komisi III menilai pengelolaan sampah masih perlu pembenahan serius. Pengawasan di setiap kecamatan harus diperkuat, serta penambahan armada pengangkut sampah untuk desa dan kelurahan dinilai mendesak.

Tak hanya itu, Komisi III meminta Dinas Sosial PPPA agar lebih gencar mensosialisasikan program-program unggulan kepala daerah agar dapat berjalan maksimal dan dirasakan masyarakat luas.

Pihaknya juga menyoroti persoalan data bantuan sosial yang masih tumpang tindih. Komisi III berharap Dinas Sosial bersama instansi terkait mampu memperbaiki validasi data, khususnya bagi masyarakat desil 1 hingga desil 4, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran.

Di akhir laporan, Komisi III mengingatkan seluruh perangkat daerah agar setiap kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, ke depan direncanakan lebih matang dengan pengawasan maksimal. Seluruh program harus mengedepankan prinsip efektif, efisien, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Rapat paripurna tersebut menjadi momentum penting bagi DPRD Tanjab Timur dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus memastikan roda pemerintahan daerah berjalan lebih baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Red)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna, Fraksi-Fraksi DPRD Tanjab Timur Soroti Penurunan Pendapatan Transfer dan Dorong Penguatan PAD dalam Pembahasan KUA-PPAS 2027
DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna Bahas KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp867,82 Miliar, Fokus pada Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur
Paripurna APBD 2025: DPRD Setujui Perda, Namun Beri “Kartu Kuning” untuk Kinerja Pemkab Tanjab Timur
Fraksi-Fraksi DPRD Tanjab Timur Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Mulai Pengawasan Anggaran hingga Polemik Aset Daerah
Paripurna DPRD, APBD Tanjab Timur 2025 Dipertanggungjawabkan, WTP ke-9 Diraih, Namun Efektivitas Anggaran Jadi Sorotan
Ujian Tahun Perdana Visi MERATA: Pemkab Tanjab Timur Akui Capaian Belum Maksimal dalam LKPJ 2025
Paripurna DPRD Tanjab Timur Bahas LKPJ 2025, Sorotan Tajam Fraksi Mengemuka dari Kesehatan Mental hingga Janji Kampanye
Eksekutif Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD, Komitmen Perbaikan Tata Kelola dan Pembangunan Tanjab Timur Menguat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:14

Paripurna, Fraksi-Fraksi DPRD Tanjab Timur Soroti Penurunan Pendapatan Transfer dan Dorong Penguatan PAD dalam Pembahasan KUA-PPAS 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09

DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna Bahas KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp867,82 Miliar, Fokus pada Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:55

Paripurna APBD 2025: DPRD Setujui Perda, Namun Beri “Kartu Kuning” untuk Kinerja Pemkab Tanjab Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:26

Fraksi-Fraksi DPRD Tanjab Timur Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Mulai Pengawasan Anggaran hingga Polemik Aset Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12

Paripurna DPRD, APBD Tanjab Timur 2025 Dipertanggungjawabkan, WTP ke-9 Diraih, Namun Efektivitas Anggaran Jadi Sorotan

Berita Terbaru