Britajambi.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) secara terbuka mengakui masih adanya sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program pembangunan pada tahun anggaran 2025.
Evaluasi ini disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD terkait penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah, Rabu (29/4/2026).
Tahun 2025 menjadi fase krusial bagi Pemkab Tanjab Timur karena merupakan tahun pertama implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang mengusung visi besar “MERATA” (Membangun Bersama Rakyat untuk Sejahtera dan Bahagia).
Dalam periode awal tersebut, pemerintah daerah telah menjalankan sedikitnya 18 program prioritas yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Namun demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi publik. Dalam forum resmi paripurna, Wakil Bupati, Muslimin Tanja, menyampaikan bahwa masih terdapat target pembangunan yang belum tercapai secara optimal.
“Masih terdapat kekurangan yang perlu segera diperbaiki dan harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi. Untuk itu, kami akan terus berupaya lebih baik agar cita-cita mewujudkan masyarakat Tanjab Timur yang merata dan bahagia dapat tercapai,” ujarnya di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan sikap terbuka pemerintah daerah terhadap kritik dan evaluasi yang disampaikan legislatif. Berbagai catatan strategis, rekomendasi, hingga sorotan tajam dari fraksi-fraksi DPRD dinilai sebagai bentuk kontrol konstruktif dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Menurut Muslimin Tanja, dinamika pembahasan LKPJ mencerminkan tingginya kepedulian DPRD terhadap arah pembangunan Tanjab Timur. Ia menilai, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam memastikan program-program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Masukan dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program ke depan,” tambahnya.
Selain itu, Muslimin Tanja juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pemangku kepentingan, serta DPRD yang telah berkontribusi dalam menjalankan roda pembangunan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga persatuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini dinilai penting guna memastikan keberlanjutan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Evaluasi terhadap tahun pertama pelaksanaan visi MERATA ini menjadi momentum reflektif bagi Pemkab Tanjab Timur untuk melakukan pembenahan menyeluruh. Dengan perbaikan yang terarah dan komitmen yang konsisten, pemerintah optimistis visi pembangunan yang berorientasi pada pemerataan dan kesejahteraan dapat terwujud secara lebih optimal di tahun-tahun mendatang. (Red)






