Isu Negatif di Pilgub Jambi, Romi Klir, Alharis Banyak Jejak Digital

Avatar

Senin, 28 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Negatif Campaign atau kampanye negatif cukup marak mewarnai pilgub Jambi 2024. Media sosial seperti facebook, tiktok, Instagram ramai saling serang kedua kubu pendukung pasangan calon. Tak terkecuali di sejumlah media online.

Pasca debat perdana Minggu 27 Oktober 2024, negatif campaign tersebut tak jua surut malah kian menjadi. Beragam isu mewarnai percakapan panas di sejumlah grup WhatsApp.

Pasangan nomor urut 01 Romi Hariyanto – Sudirman diserang isu narkoba. Sedangkan pasangan nomor urut 02 Alharis – Abdullah Sani dihantam isu korupsi, nepotisme dan kasus asusila.

Mendekati hari pencoblosan, mari kita cek fakta seputar negatif campaign itu.

Romi Hariyanto masif diserang soal narkoba. Bukan hanya media sosial, sejumlah media online pun gencar memberitakan isu ini. Berita – berita itu terkesan menggiring opini publik agar menilai Romi sebagai pecandu narkoba yang berbahaya. Namun faktanya, tak satupun jejak digital yang membuktikan Romi pernah berurusan dengan pihak berwenang soal narkoba. Tes Kesehatan jelang pendafatraan ke KPU oleh tim dokter dan pakar membuktikan Romi klir.

Nyaris tak terlihat serangan tentang isu korupsi, nepotisme atau kasus lain kepada Romi yang berpasangan dengan Sudirman.

Berbeda dengan Alharis, isu miring yang menerpanya cukup beragam. Sejumlah isu korupsi seperti pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Angsoduo, pembangunan Islamic Center di sekitar bandara Sultan Thaha Syaifuddin, dan tata kelola anggaran serta kemacetan akibat batubara cukup ramai mewarnai media di Jambi hari – hari ini. Bahkan Alharis juga disebut pernah berhadapan dengan kasus asusila yang melibatkan anggota Bhayangkari saat masih menjabat bupati Merangin. Jejak digital kasus ini cukup banyak, bukan hanya di media lokal namun juga media nasional seperti Tempo, Kompas, Sindonews hingga Antara.

Kampanye negatif tentu sah saja sepanjang isi kampanye tersebut memang berdasar fakta. Namun disayangkan para pelaku kampanye negatif sering kebablasan sehingga sering berujung menjadi kampanye hitam yang dilarang.

Uniknya, di pilgub Jambi kali ini isu negatif maupun kampanye hitam sepertinya hanya menyerang para calon gubernur. Sedangkan para calon wakil gubernur terlihat bersih tanpa isu negatif. (*)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langgar Al-Hikmah Teluk Dawan Gelar Maulid Nabi, KH Ubaidillah Amin Al Hafiz Hadir Beri Tausiyah
Penyegaran Organisasi, Kasat Reskrim Polres Tanjab Timur Resmi Berganti
Kebakaran Lahan di Parit Culum 1 Tanjab Timur, Api Hanguskan Sekitar 10 Hektare
Dari Tanjab Timur ke Panggung Nasional, Iwan Kembali Wakili Bawaslu di MTQ KORPRI Nasional, Target Naik dari 10 Besar
Polres Tanjab Timur Gelar Patroli Gabungan, Sasar Kenakalan Remaja hingga Balap Liar
Peduli Kesehatan, SPPI Margasari Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Anak Penderita TBC di Danaraja
Sehari Jelang Ulang Tahun Sang Ayah, Bupati Dillah Raih Penghargaan Kehormatan dari IPDN
Polres Tanjab Timur Perkuat Sinergi Cegah Geng Motor, Deklarasi Bersama Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:09

Langgar Al-Hikmah Teluk Dawan Gelar Maulid Nabi, KH Ubaidillah Amin Al Hafiz Hadir Beri Tausiyah

Senin, 7 September 2026 - 19:41

Penyegaran Organisasi, Kasat Reskrim Polres Tanjab Timur Resmi Berganti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:34

Kebakaran Lahan di Parit Culum 1 Tanjab Timur, Api Hanguskan Sekitar 10 Hektare

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:26

Dari Tanjab Timur ke Panggung Nasional, Iwan Kembali Wakili Bawaslu di MTQ KORPRI Nasional, Target Naik dari 10 Besar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:04

Polres Tanjab Timur Gelar Patroli Gabungan, Sasar Kenakalan Remaja hingga Balap Liar

Berita Terbaru