Persis pasca Pilkada 2020 itu. Tepatnya di bulan Ramadhan. Tetiba PAN Jambi dihantam turbulensi. Zulkifli Hasan mengganti sejumlah ketua DPD PAN termasuk Romi. Zulhas menunjuk wabup Tanjabtim terpilih Robby Nahliyansyah menggantikan Romi. Seketika tubuh PAN Tanjabtim panas dingin. Perpecahan tak terelakkan, 17 anggota dewan PAN bingung harus kemana. Tetap loyal ke Romi tentu PAW mengintai. Hubungan kakak – adik Romi – Robby pun seketika hambar. Jarang terlihat keduanya hadir dalam satu forum. Terakhir mereka tampil bersama justru waktu pelantikan sebagai bupati dan wakil bupati di rumah dinas gubernur Jambi 26 April 2021.
Hampir setahun tak ada kepastian. Secara mengejutkan SK Ketua DPD PAN Tanjabtim justru kembali diberikan kepada Romi dengan tugas khusus mengembalikan kekompakan PAN Tanjabtim. Termasuk merangkul Robby. Kekecewaan saat ditinggal pasukan ketika PAN mencopotnya tak membuat Romi dendam. Dia berhasil membuat PAN kembali solid. Pun loyalitas Robby yang kembali sering mereka berdua pertontonkan. Meskipun Robby kini sudah berlabuh ke Nasdem.
Sejumlah konflik kemudian kembali melibatkan Romi. Belum genap setahun bersama dalam satu kapal, Romi berseteru dengan Alharis, kawan yang ia perjuangkan bersama sejumlah bupati lain. Romi memang dianggap ketua gank lima bupati yang mendorong Alharis maju sebagai cagub 2020 silam. Perseteruan Romi dan Alharis dipicu komitmen kue pembangunan yang tak konsisten. Romi merasa ditinggalkan. Perbaikan ruas jalan Provinsi yang ada di Tanjabtim tak sesuai janji bersama saat kampanye. Romi jadi sasaran bully. Dia malu.
Itulah pangkal tekadnya maju menantang Alharis. Masih dalam suasana Idul Fitri persisnya 26 Mei 2022, di rumah PAN Batanghari, ikrar majunya Romi digaungkan oleh sahabatnya M. Hafiz Fattah. Seketika kabar itu menyeruak ke seantero Jambi. Namun pernyataan resmi dari Romi sendiri baru ia ucapkan di Sarolangun pada 17 Nopember 2022.
Lalu, apa yang Romi tawarkan untuk meyakinkan rakyat Jambi bahwa dia lebih layak ketimbang Alharis ?
Sebagai seorang birokrat yang lahir dari rahim politisi. Posisi Romi di eksekutif selama hampir delapan tahun ditambah pengalaman kemitraan waktu menjabat ketua DPRD 11 tahun. Tentu sebuah pengalaman yang layak diperhitungkan. Tak banyak yang tahu, sebagai kepala daerah Romi termasuk yang sangat inovatif. Dia satu – satunya kepala daerah di Jambi yang membangun kerjasama dengan daerah berbatasan yang bukan wilayah Provinsi Jambi. Dia bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan kaitan dengan ketersediaan infrastruktur di perbatasan kedua wilayah. Tepatnya di Desa Sungaibenuh Kecamatan Sadu Tanjabtim dan Desa Tanahpilih Kecamatan Banyuasin II Banyuasin. Kedua Pemkab saling berbagi tanggungjawab. Ada yg bertugas bangun sekolah, ada yang bangun puskesmas, penyediaan air bersih, jembatan, hingga ketersediaan jaringan selular. Progresnya berjalan baik sesuai rencana. Lalu pemerintahan Romi juga bekerjasama dengan Lingga soal hubungan dagang komoditas masing – masing wilayah serta transportasi dan pengelolaan bersama pulau Berhala.
Bersambung halaman berikutnya…
Penulis : Willy Bronson
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Brita Jambi
Halaman : 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya







Komentar