Britajambi.id – Dalam semangat kebersamaan dan penguatan kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadhan 1447 H/2026 M, Polda Jambi menggelar Buka Puasa Bersama dengan unsur Forkopimda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), insan pers, serta berbagai elemen masyarakat, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Mapolda Jambi itu dihadiri sekitar 250 undangan. Tampak hadir Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, S.I.K., S.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan OKP dan Ormas termasuk Cipayung Plus, serikat pekerja/buruh, serta insan pers.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Wakapolda Jambi, ceramah agama, doa bersama, foto bersama, dan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah.
“Ramadhan adalah bulan pendidikan rohani. Bulan yang mendidik kita tentang kejujuran, kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini situasi kamtibmas di Provinsi Jambi relatif aman dan terkendali. Stabilitas tersebut, katanya, merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi membuka ruang bagi penyebaran ujaran kebencian, provokasi, hingga berita bohong di media sosial yang dapat memengaruhi persepsi publik serta memicu gesekan sosial.
Selain itu, meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadhan—mulai dari ibadah, aktivitas pasar takjil, mobilitas warga, hingga persiapan Idul Fitri—menuntut pengamanan yang lebih intensif dengan pendekatan yang humanis dan persuasif.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keamanan adalah tanggung jawab kolektif. Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, ormas, OKP, dan media menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama ini memiliki makna strategis sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan solidaritas, memperkuat kekompakan lintas sektor, sekaligus menumbuhkan semangat ibadah dan ketenangan batin di tengah dinamika sosial.
Terpisah, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polda Jambi dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
“Buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergitas dan kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Polda Jambi akan terus mengedepankan pendekatan humanis serta meningkatkan patroli dan pengamanan di titik-titik keramaian,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Ramadhan yang damai, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta terus memperkuat persatuan dan kesatuan di Provinsi Jambi.
Melalui momentum kebersamaan ini, diharapkan terbangun komitmen kolektif yang semakin solid antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga stabilitas dan ketentraman di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah tetap terjaga, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam dinamika kehidupan sosial ke depan. (Red)






