Britajambi.id – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, menggelar kerja bakti yang dirangkai dengan tahlilan dan doa bersama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan refleksi nilai gotong royong dan penguatan spiritual masyarakat dalam menyongsong bulan penuh berkah.
Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan—tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu, hingga para orang tua berbondong-bondong mendatangi area pemakaman dengan membawa peralatan kebersihan. Mereka membersihkan rumput liar di sekitar makam, merapikan jalan setapak, serta memperbaiki sejumlah bagian yang mulai rusak.
Suasana kebersamaan begitu terasa, tak ada sekat usia maupun latar belakang sosial. Semua larut dalam semangat yang sama: memuliakan bulan suci dengan aksi nyata.
Lurah Teluk Dawan, Wahyu Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi aktif warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar kerja bakti rutin.
“Ramadhan adalah bulan penyucian diri. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membersihkan hati dan mempererat silaturahmi,” ujar Wahyu kepada Wartawan, Sabtu (14/2/26).
Menurutnya, menjaga kebersihan makam adalah bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus pengingat akan hakikat kehidupan. Momentum ini menjadi sarana introspeksi diri, mengingatkan setiap individu akan pentingnya memperbaiki hubungan dengan sesama.
Usai kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan tahlilan dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Lantunan Surat Yasin dan doa-doa dipanjatkan untuk arwah keluarga serta para pendahulu yang telah berpulang. Suasana khidmat menyelimuti area pemakaman, menghadirkan ketenangan dan rasa kebersamaan di antara warga yang hadir.
Tokoh pemuda Teluk Dawan, Tarmuzi, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan menjelang Ramadhan. Ia menilai, kegiatan ini bukan hanya mendoakan keluarga yang telah mendahului tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.
“Ini kegiatan tahunan yang selalu digelar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi momentum spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” katanya.
Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan literasi sosial masyarakat Teluk Dawan bahwa partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat adalah fondasi utama dalam membangun lingkungan yang harmonis.
Di tengah tantangan zaman yang kian individualistis, warga menunjukkan bahwa solidaritas dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan kolektif yang tak tergantikan.
Melalui kerja bakti, tahlilan, dan doa bersama ini, Tarmuzi berharap semangat gotong royong terus terpelihara serta diwariskan kepada generasi mendatang.
“Menyambut Ramadhan bukan hanya soal persiapan lahiriah, tetapi juga penguatan nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam harmoni dan keberkahan,” tutupnya.
Penulis : Pikur Pradana






