Paripurna DPRD Tanjabtim, Jawaban Eksekutif Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023

Avatar

- Redaksi

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas nota pengantar pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Tanjab Timur Tahun Anggaran 2023 dan rencana pembangunan jangka panjang daerah 2025-2045, Senin (8/7/2024).

Pada rapat tersebut, Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto yang disampaikan oleh Plh Sekda, Suhas Purrojani mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan saran dari seluruh fraksi DPRD terhadap rencana pembangunan jangka panjang daerah kabupaten Tanjab Timur tahun 2025 – 2045.

Menanggapi saran fraksi BBI, Fraksi PDI Perjuangan, fraksi RNR dalam sidang paripurna DPRD Suhas berharap seluruh stakeholder harus sinergi dengan RPJP Nasional dan RPJPD propinsi Jambi untuk memastikan sinergitas mencapai Indonesia Emas 2045 dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kemudian atas pertanyaan partai Golkar tentang pelaksanaan focus group discussion telah dilaksanakan forum konsultasi publik dan musrembang RPJPD awal, hingga rancangan akhir RPJPD tahun 2025-2045.

BACA JUGA :  Belajar dari Kota Gudeg: Ikhtiar Dillah dan Zilawati Merajut Formula Kesejahteraan Tanjab Timur

”Yang subtansi diantaranya adalah penyaringan isu-isu strategis regional sedangkan filosofi dari visi “Tanjung Jabung Timur negeri maritim maju dan berkelanjutan, menggambarkan aspirasi untuk menciptakan daerah yang maju dengan memanfaatkan potensi maritimnya,” kata Suhas.

Selain itu, lanjut Suhas, penetapan delapan misi tujuh belas arah pembangunan serta empat puluh lima indikator kinerja utama yang secara utuh mencerminkan semangat kemerdekaan NKRI pada 17 Agustus 1945 yang berdasarkan Pancasila telah ditetapkan dalam RPJP Nasional 2025-2045 dan telah di atur bahwa RPJP Nasional tahun 2025-2045 bersifat imperatif, begitu juga dalam penyusunan RPJP Daerah Kabupaten/kota yang harus selaras dengan RPJP Provinsinya dan dengan RPJP Nasional.

”Sesuai saran dan masukan seluruh fraksi pada kesempatan ini saya perintahkan kepada seluruh kepala OPD untuk dapat menyiapkan seluruh data dan dokumen yang diperlukan guna pembahasan ditingkat selanjutnya, agar pembahasan berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal yang telah disepakati. Serta menindaklanjuti semua pemeriksaan BPK RI atas laporan keuangan daerah tahun anggaran 2023 dan terkait saran dari fraksi Golkar, fraksi BBI, untuk pengelolaan keuangan melakukan peningkatan menumbuhkan inovasi keuangan dan optimalisasi sumber-sumber pendapatan dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” paparnya.

BACA JUGA :  Belajar dari Kota Gudeg: Ikhtiar Dillah dan Zilawati Merajut Formula Kesejahteraan Tanjab Timur

Kemudian lanjutnya, terhadap pemandangan umum fraksi RNR terkait penjelasan perbedaan silpa LKPJ dan LPP dapat dijelaskan angka silpa LKPJ merupakan angka silpa yang belum diaudit oleh BPK RI Perwakilan Jambi. Sedangkan angka silpa LPP merupakan angka hasil audit yang bersifat final.

”Menanggapi pandangan umum fraksi PDI Perjuangan, kami sependapat dan mengucapkan terima kasih atas saran dan masukan antara lain peningkatan optimalisasi pendapatan daerah termasuk pendapatan dari sektor pertanian dan perikanan, efektifitas dan efesiensi dalam penggunaaan anggaran terutama dalam program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Suhas.

Penulis : Pikur Pradana

Sumber Berita: Brita Jambi

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?
Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi
Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat
Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II
Pemuda Parit Culum 1 yang Tetap Membumi: Kisah Pengabdian Ferdi Hazrian
Demi Proyek CNG, Jembatan Negara di Mendahara Tengah Dirobohkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:56 WIB

Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:23 WIB

Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:09 WIB

Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:53 WIB

Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II

Berita Terbaru