Britajambi.id – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Silaturahim dan Safari Ramadhan 1447 H yang digelar di Masjid Nurul Hidayah Polres Tanjung Jabung Timur pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi, Dr. K.H. M. Umar Yusuf, yang datang bersama rombongan untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran kepolisian.
Kedatangan rombongan MUI Jambi disambut langsung oleh Kapolres Kabupaten Tanjung Jabung Timur beserta para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres setempat. Penyambutan tersebut mencerminkan komitmen kuat antara ulama dan aparat kepolisian dalam membangun hubungan yang harmonis, terutama dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat.
Rangkaian Safari Ramadhan berlangsung khidmat dimulai dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Hidayah Polres Tanjung Jabung Timur. Momen ibadah bersama ini menjadi simbol persatuan antara ulama dan aparat negara dalam memperkuat nilai-nilai spiritual selama bulan suci Ramadhan.
Usai shalat Tarawih, Dr. K.H. M. Umar Yusuf menyampaikan kultum singkat yang sarat dengan pesan moral dan keagamaan. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah, khususnya para anggota kepolisian, untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan.
Menurutnya, bulan suci Ramadhan bukan hanya momentum memperbanyak ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan antara ulama, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kedamaian daerah.
Kegiatan Silaturahim dan Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi jembatan penguat sinergitas antara ulama dan kepolisian. Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan pula tercipta kolaborasi yang semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur agar tetap aman, damai, dan kondusif sepanjang Ramadhan hingga seterusnya.
Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam merawat harmoni sosial di tengah masyarakat. Dengan dukungan ulama dan aparat keamanan, diharapkan nilai-nilai Ramadhan dapat menjadi kekuatan moral dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih rukun, aman, dan bermartabat. (Red)






