Legalitas Ada, Pembinaan Dipertanyakan: Konflik Serikat SP-GPS Uji Peran Disnakertrans Tanjab Timur

Avatar

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kantor Disnakertrans Tanjab Timur. (Ist)

Gedung Kantor Disnakertrans Tanjab Timur. (Ist)

Britajambi.id – Polemik internal Serikat Pekerja SP-GPS di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) yang berujung pada laporan pidana ke kepolisian akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Senin (16/2/2026).

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perselisihan Disnakertrans Tanjab Timur, Aminudin, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi mediasi apabila kedua belah pihak yang berselisih secara resmi mengajukan permintaan.

“Kalau diminta kami dari Disnaker siap memfasilitasi mediasi kedua belah pihak. Dengan adanya persoalan ini alangkah baiknya diselesaikan secara organisasi karena serikat memiliki AD/ART,” tulisnya kepada Britajambi.id saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Ia menegaskan bahwa fungsi Disnakertrans sebatas melakukan pembinaan dan memfasilitasi hubungan antara serikat pekerja dengan pengusaha apabila terjadi permasalahan hubungan industrial.

BACA JUGA :  Polres Tanjab Timur Gelar Patroli Gabungan, Sasar Kenakalan Remaja hingga Balap Liar

“Semangat musyawarah harus dikedepankan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tambahnya.

Konflik ini mencuat ke ruang publik setelah salah satu pengurus SP-GPS berinisial YS, yang menjabat sebagai bendahara, melayangkan laporan dugaan penggelapan hak bagi hasil yang disebut menjadi haknya ke Kapolres Tanjab Timur.

Langkah hukum tersebut memperpanjang daftar perselisihan yang sebelumnya hanya berupa perbedaan pandangan internal organisasi. Ketegangan yang semula bersifat administratif dan struktural kini berkembang menjadi saling tuding dan berujung pada proses pidana.

Sejumlah kalangan menilai, sikap menunggu permintaan mediasi oleh Disnakertrans bukanlah langkah proaktif yang diharapkan dari instansi teknis pemerintah.

Sebagai instansi yang telah mencatat dan mengesahkan keberadaan organisasi secara administratif, Disnakertrans memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk memastikan pembinaan berjalan konsisten.

BACA JUGA :  Polres Tanjab Timur Gelar Patroli Gabungan, Sasar Kenakalan Remaja hingga Balap Liar

Legalitas administratif semestinya diiringi dengan pengawasan preventif, pendampingan kelembagaan, serta evaluasi berkala terhadap organisasi yang dibina.

Tanpa itu, pencatatan hanya menjadi formalitas, sementara problem tata kelola terus berulang dari tahun ke tahun.

Ke depan, publik menanti lebih dari sekadar pernyataan kesiapan memfasilitasi. Yang dibutuhkan adalah langkah konkret: pembinaan rutin, forum mediasi terbuka, serta kejelasan mekanisme penyelesaian konflik internal.

Tanpa tindakan terukur dan transparan, konflik internal serikat dikhawatirkan akan terus berulang, bukan hanya menggerus soliditas organisasi, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas hubungan industrial di daerah.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Juang Polri 2026, Polres Tanjab Timur Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat
Genap Satu Tahun, SPPG Simpang Gontor Parit Culum 1 Perkuat Komitmen Sajikan Makanan Bergizi
TKA Disosialisasikan, SMAN 8 Tanjab Timur Dorong Peran Aktif Wali Murid Dampingi Anak Belajar
Paskibraka Tanjab Timur Dikukuhkan, Bupati Dillah Tekankan Disiplin dan Semangat Kebangsaan
Rajali, SH Sambut Penghargaan IPDN untuk Bupati Tanjab Timur: Momentum Membanggakan bagi Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung
Kapolres Tanjab Timur Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota Terlibat Perjudian, Oknum Polisi Diamankan Usai Video Sabung Ayam Viral
Kecamatan Muara Sabak Barat Gandeng Kejari Tanjab Timur, Rumah Restorative Justice Diresmikan untuk Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat
Kemarau Belum Berakhir, Bupati Dillah Instruksikan Camat Siaga Penuh: Dilarang Tinggalkan Wilayah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:41

Hari Juang Polri 2026, Polres Tanjab Timur Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:45

Genap Satu Tahun, SPPG Simpang Gontor Parit Culum 1 Perkuat Komitmen Sajikan Makanan Bergizi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42

TKA Disosialisasikan, SMAN 8 Tanjab Timur Dorong Peran Aktif Wali Murid Dampingi Anak Belajar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:25

Paskibraka Tanjab Timur Dikukuhkan, Bupati Dillah Tekankan Disiplin dan Semangat Kebangsaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:15

Rajali, SH Sambut Penghargaan IPDN untuk Bupati Tanjab Timur: Momentum Membanggakan bagi Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung

Berita Terbaru