Britajambi.id – Tragedi kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menyisakan luka mendalam bagi warga. Di tengah kepulan abu yang masih tersisa, kehadiran pemerintah daerah menjadi penopang harapan bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj Dillah Hikmah Sari, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Pasar Blok D, RT 06 RW 01, pada Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah sekaligus memastikan kondisi warga terdampak pasca musibah yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 15 unit rumah hangus dilalap si jago merah. Api yang dengan cepat menjalar di kawasan permukiman padat menyebabkan warga tak sempat menyelamatkan banyak barang berharga.
Di hadapan para korban, Bupati Dillah menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan berkomitmen untuk membantu masyarakat bangkit dari musibah ini.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Pemerintah akan hadir dan berupaya maksimal membantu warga agar dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya dengan penuh empati.
Sebagai langkah konkret, bantuan darurat disalurkan langsung kepada para korban. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga, seperti bahan pangan dan perlengkapan dasar.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mempercepat proses pendataan korban serta memastikan penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini meninggalkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi warga. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Di balik musibah ini, semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga mulai tumbuh. Harapan pun perlahan menyala kembali, seiring hadirnya perhatian dan aksi nyata dari pemerintah bagi mereka yang terdampak. (Red)






