Britajambi.id — Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan tahun 2027.
Agenda tahunan ini menjadi tahapan krusial dalam sistem perencanaan daerah, khususnya untuk menyaring, memverifikasi, dan menyelaraskan usulan masyarakat dari tingkat kelurahan sebelum dibawa ke level kabupaten.
Musrenbang kecamatan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ruang demokrasi pembangunan di tingkat lokal. Di forum inilah berbagai aspirasi dirumuskan secara sistematis, diprioritaskan secara selektif, dan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah agar tidak tumpang tindih maupun melenceng dari kebutuhan riil masyarakat.
Camat Muara Sabak Barat, Irwanudin, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan Musrenbang sebagai momentum strategis, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“Musrenbang bukan hanya agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Setiap usulan harus terukur, memiliki dampak langsung, dan selaras dengan arah kebijakan daerah,” tegasnya, Jum’at (13/2/26).
Ia menambahkan, sebelum Musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan, proses serupa telah digelar di seluruh kelurahan melalui mekanisme penjaringan dan prioritisasi usulan secara partisipatif. Hal ini memastikan bahwa setiap program yang diusulkan benar-benar berasal dari kebutuhan bawah, bukan sekadar wacana top-down.
Forum ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, anggota DPRD Kabupaten Tanjab Timur Dapil I, unsur Forkopimcam seperti Kapolsek Sabak Barat dan perwakilan TNI, organisasi perangkat daerah (OPD), para Lurah, perwakilan Puskesmas, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat kecamatan.
Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan bahwa perencanaan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Koordinasi yang solid menjadi prasyarat agar program yang dirancang dapat dieksekusi secara efektif dan tepat sasaran.
Irwanudin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur atas realisasi pembangunan sepanjang tahun 2025 di wilayahnya, serta kepada anggota DPRD yang dinilai konsisten mengawal aspirasi masyarakat Muara Sabak Barat.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis mengemuka. Infrastruktur jalan lingkungan kembali menjadi prioritas utama, mengingat akses transportasi memiliki pengaruh langsung terhadap distribusi hasil pertanian, mobilitas warga, dan kelancaran aktivitas ekonomi.
Selain itu, peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan turut menjadi perhatian. Penguatan sektor pertanian juga mendapat sorotan, mengingat sebagian besar masyarakat Muara Sabak Barat menggantungkan perekonomian pada sektor tersebut.
Musrenbang tingkat kecamatan merupakan bagian integral dari sistem perencanaan pembangunan daerah. Seluruh usulan yang telah diverifikasi akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pembatasan sejumlah program, Camat Irwanudin mengingatkan pentingnya menyusun skala prioritas yang realistis.
“Kita harus realistis dengan kemampuan anggaran. Karena itu, skala prioritas menjadi kunci agar pembangunan tepat sasaran,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata soal banyaknya usulan, tetapi tentang ketepatan memilih program yang paling mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Barat diharapkan mampu merumuskan program pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan jangka pendek sekaligus berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
Partisipasi aktif masyarakat dalam forum ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran kolektif akan pentingnya perencanaan yang inklusif dan partisipatif. Musrenbang bukan sekadar forum formalitas, melainkan ruang strategis untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar berpijak pada aspirasi dan kebutuhan warga demi kemajuan bersama.
Penulis : Pikur Pradana






