Heboh Kapal 10 GT Tanjabtim, Ini Fakta dan Penjelasan Lengkapnya

Avatar

Selasa, 7 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Berita dugaan ketidaksesuaian kapasitas Gross Tonnage (GT) pada program bantuan kapal nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus bergulir dan heboh. Berita tentang dugaan ini ramai diperbincangkan. Pasalnya diketahui Pemkab Tanjabtim membuat program bantuan kapal 10 GT namun setelah jadi kapal yang datang justru diduga 16 GT.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjabtim memberikan klarifikasi tentang perbedaan cara pandang terhadap GT kapal nelayan tersebut. Kepada sejumlah media, Hendri, mengungkap bahwa kapal yang dipesan adalah kapal 10 GT sesuai dengan dokumen perencanaan yang dibuat sebagai acuan kerja pengadaan.

Soal dugaan perbedaan yang timbul dari 10 GT menjadi 16 GT, Direktur PT Cahaya Anggun Segara selaku pelaksana pekerjaan mengungkap alasannya. Menurut Bambang, perbedaan itu terjadi karena perbedaan cara pandang terhadap Gross Tonnage yang benar. Dijelaskannya, Gross Tonnage dihitung berdasarkan volume total seluruh ruang tertutup di dalam sebuah kapal, bukan dari dimensi panjang lebar atau tinggi sebuah kapal.

Terkait kapal nelayan Tanjabtim yang dikerjakan perusahaannya, ditegaskan Bambang tidak ada sama sekali perbedaan dengan dokumen perencanaan dan sesuai dengan hasil survei di lapangan tempat calon penerima bantuan kapal sebelum dikerjakan. Hanya saja, tambahnya, ruang tertutup pada kapal kayu nelayan yang dijadikan acuan dalam survei,lebih sedikit.

Sedangkan pada kapal fiber yang dibuat ruang tertutupnya lebih banyak karena ada ruang yang disiapkan untuk peralatan navigasi dan elektronik lainnya, ada GPS dan sebagainya di ruang itu.

“Jadi kenapa ketemunya 16 GT karena ada ruang tertutup yang lebih banyak sehingga mempengaruhi perhitungan Gross Tonnage nya. Bukan dimensi kapalnya yang jadi lebih besar atau dimensinya bertambah, karena yang jadi dasar perhitungan Gross Tonnage itu hanya jumlah ruang tertutup dalam kapal,” jelas Bambang melalui video conference, Selasa 7 April 2026.

“Kami bisa saja mengurangi Gross Tonnage kapal itu jadi 10 GT tanpa harus merubah dimensi ukuran kapal, tinggal bongkar saja ruang tertutup di kapal itu, tetapi kan sayang, ruang tertutup itu dibutuhkan untuk keamanan peralatan penting, kasihan nelayan di sana kalau dibongkar,” terang Bambang.

Bambang juga memastikan bahwa kapal yang mereka produksi adalah kapal baru dan sesuai dengan pesananan sebagaimana tercantum dalam dokumen perencanaan yang mereka terima dari Dinas Perikanan Tanjabtim.

Bantuan kapal nelayan 10 GT merupakan program strategis pemerintahan Dillah Hikmah Sari – Muslimin Tanja. Program ini merupakan terobosan berani yang inovatif untuk mempercepat laju pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir khususnya keluarga nelayan. Dengan program ini Dilla – Muslimin ingin nelayan Tanjabtim lebih berdaya saing dengan kemampuan jelajah yang makin luas dengan tangkapan yang makin meningkat signifikan.

“Kita ingin nelayan kita lebih tangguh dan berdaya saing. Jangkauan arung mereka lebih luas dan menghasilkan tangkapan yang lebih besar. Karena itu program ini juga berbasis kelompok sebagai stimulan dengan dukungan sarana prasarana termasuk penguatan SDM terintegrasi,” sebut bupati Dillah saat menjelaskan program ini beberapa waktu lalu. (Red)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Tanjab Timur Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota Terlibat Perjudian, Oknum Polisi Diamankan Usai Video Sabung Ayam Viral
Kecamatan Muara Sabak Barat Gandeng Kejari Tanjab Timur, Rumah Restorative Justice Diresmikan untuk Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat
Kemarau Belum Berakhir, Bupati Dillah Instruksikan Camat Siaga Penuh: Dilarang Tinggalkan Wilayah
Teken Hibah Lahan 21 Hektare, Bupati Dillah Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi di Tanjab Timur
Bidkum LMPP Jambi Soroti Pembongkaran Jembatan Parit 10 di Mendahara Tengah, Minta Aparat Usut Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Aset Negara
Pemkab Tanjab Timur Buka Pendaftaran SNT 2026, Siapkan Generasi Unggul
Bupati Dillah Siap Dukung Investasi Limbah Kelapa 
Bupati Dillah: Tidak Boleh Ada Ruang Pungli Bagi Investasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:10

Kapolres Tanjab Timur Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota Terlibat Perjudian, Oknum Polisi Diamankan Usai Video Sabung Ayam Viral

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33

Kecamatan Muara Sabak Barat Gandeng Kejari Tanjab Timur, Rumah Restorative Justice Diresmikan untuk Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:51

Kemarau Belum Berakhir, Bupati Dillah Instruksikan Camat Siaga Penuh: Dilarang Tinggalkan Wilayah

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:56

Teken Hibah Lahan 21 Hektare, Bupati Dillah Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi di Tanjab Timur

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:49

Bidkum LMPP Jambi Soroti Pembongkaran Jembatan Parit 10 di Mendahara Tengah, Minta Aparat Usut Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Aset Negara

Berita Terbaru