Dugaan Penyalahgunaan Pokir DPRD Tanjab Timur Mencuat, Pengamat: Ini Bancakan Politik yang Merusak Demokrasi

Avatar

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Britajambi.id – Isu dugaan penyalahgunaan Pokok Pikiran (Pokir) oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) kian mencuat dan menjadi sorotan publik. Pokir yang seharusnya menjadi jembatan aspirasi rakyat justru disebut-sebut telah bergeser menjadi celah transaksi politik, terutama bagi anggota DPRD yang memiliki posisi strategis.

Informasi yang beredar menyebut bahwa pokir kerap kali menjadi ‘paket proyek’ yang dibagi-bagikan antar anggota dewan, bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, melainkan berdasarkan kepentingan politik dan keuntungan pribadi. Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar mengenai integritas lembaga legislatif dan kualitas perencanaan pembangunan daerah.

Pengamat komunikasi politik, Dedi Saputra, menilai bahwa praktik semacam ini bukan hanya mencoreng marwah DPRD, tetapi juga mengkhianati semangat reformasi dan prinsip demokrasi partisipatif.

“Fenomena dugaan penyalahgunaan pokir ini menunjukkan bagaimana fungsi perwakilan rakyat dibajak untuk kepentingan elite sempit. Pokir sejatinya adalah saluran aspirasi publik yang harus transparan, partisipatif, dan terencana. Ketika isu yang beredar justru menyebut pokir menjadi ajang bagi-bagi paket proyek, ini adalah distorsi demokrasi yang sangat serius,” kata Dedi, Jum’at (11/7/25).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Tanjab Timur Pimpin RDP, Soroti Penonaktifan PBI BPJS dan Lemahnya Sinkronisasi Data

Lebih lanjut Dedi menyebut bahwa, praktik tersebut berpotensi membuka ruang bagi korupsi politik yang terstruktur dan terselubung. Ia mengkritik lemahnya pengawasan internal di DPRD dan minimnya kontrol dari pemerintah daerah terhadap usulan pokir yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat.

“Ketika perencanaan pembangunan daerah dikendalikan oleh kepentingan pribadi atau kelompok, maka kualitas pembangunan akan sangat buruk. Proyek tidak lagi berdasarkan kebutuhan, tapi siapa yang punya akses terhadap anggaran. Ini berbahaya dan menciptakan ketimpangan distribusi pembangunan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Komitmen Kuat Pemberantasan Halinar, Seluruh Pegawai Lapas Kuala Tungkal Laksanakan Penandatanganan Ikrar Zero Halinar

Menurutnya, kondisi ini tak bisa terus dibiarkan. Transparansi dalam mekanisme pokir harus menjadi komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif. Masyarakat pun harus diberi ruang untuk mengakses informasi tentang siapa mengusulkan apa, untuk siapa, dan berapa anggarannya.

“Sudah saatnya DPRD Tanjab Timur membangun tata kelola pokir yang transparan dibuka ke publik, lengkap dengan usulan, anggaran, dan penerima manfaat. Jangan ada lagi kompromi dengan kepentingan gelap yang mengorbankan aspirasi rakyat demi bagi-bagi proyek,” pungkas Dedi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Tanjab Timur terkait mencuatnya isu tersebut. Namun sejumlah kalangan masyarakat sipil mulai mendorong adanya audit dan investigasi mendalam terhadap mekanisme penggunaan pokir yang diduga sarat penyimpangan.

Penulis : Pikur Pradana

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Kuat Pemberantasan Halinar, Seluruh Pegawai Lapas Kuala Tungkal Laksanakan Penandatanganan Ikrar Zero Halinar
Angkringan Kekinian Hadir di Talang Babat, Perpaduan Kuliner Tradisional dan Nongkrong Modern yang Menggoda
Tanjab Timur Juara Umum Kejurprov ORADO Jambi 2026, “Merata Bahagia” Melaju ke Kejurnas Bogor
Dari Tanjab Timur, Harapan Infrastruktur Menguat: Bupati Dillah dan Edi Purwanto Tinjau Jalan Rusak
Bayang-Bayang 16 GT: RDP DPRD Tanjab Timur Bongkar Simpang Siur Proyek Kapal Rp1,8 Miliar
Pisah Sambut Lurah Teluk Dawan: Jejak Pengabdian Wahyu Setiawan, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih ke Husni
Dari Teluk Dawan ke Kuala Jambi: Wahyu Setiawan Emban Amanah Baru
Dari Lurah ke Camat, Anjas Asmara Resmi Pimpin Muara Sabak Timur: Janji Perkuat Pelayanan dan Sinergi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:05 WIB

Komitmen Kuat Pemberantasan Halinar, Seluruh Pegawai Lapas Kuala Tungkal Laksanakan Penandatanganan Ikrar Zero Halinar

Senin, 20 April 2026 - 15:12 WIB

Angkringan Kekinian Hadir di Talang Babat, Perpaduan Kuliner Tradisional dan Nongkrong Modern yang Menggoda

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Tanjab Timur Juara Umum Kejurprov ORADO Jambi 2026, “Merata Bahagia” Melaju ke Kejurnas Bogor

Senin, 13 April 2026 - 21:24 WIB

Bayang-Bayang 16 GT: RDP DPRD Tanjab Timur Bongkar Simpang Siur Proyek Kapal Rp1,8 Miliar

Rabu, 8 April 2026 - 15:53 WIB

Pisah Sambut Lurah Teluk Dawan: Jejak Pengabdian Wahyu Setiawan, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih ke Husni

Berita Terbaru