Sabet WTP ke-9 Beruntun, Bupati Dillah Tegaskan Anggaran Harus Jadi Cambuk Kesejahteraan Rakyat

Avatar

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut, Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung berhasil mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tersebut diterima langsung oleh Bupati Tanjab Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, di Kantor BPK RI Perwakilan Jambi, hari ini, Selasa (2/6/2026).

Meski mencetak prestasi yang membanggakan, Bupati Dillah mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak terlena dengan euforia penghargaan tersebut. Baginya, mempertahankan predikat WTP bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat.

“Opini WTP yang kesembilan ini tidak boleh membuat kita cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian ini harus menjadi cambuk keras bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pengelolaan anggaran ke depan jauh lebih baik, transparan, dan akuntabel,” tegas Bupati Dillah usai menerima penghargaan.

BACA JUGA :  Puluhan tahun Pipa SPAM Melintas, Warga Teluk Dawan Justru Belum Nikmati Air Bersih

Lebih lanjut, Bupati Dillah memberikan catatan edukatif bagi para pengguna anggaran di lingkungan Pemkab Tanjab Timur. Ia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi adalah kewajiban mutlak yang tidak bisa ditawar. Pemahaman mendalam terhadap aturan keuangan bukan sekadar untuk menghindari temuan hukum, melainkan bentuk profesionalisme birokrasi.

“Setiap kepala OPD, pejabat pembuat komitmen, hingga bendahara harus menjadikan regulasi sebagai panduan utama, bukan pembatas kreativitas. Ketaatan pada aturan hukum adalah benteng kita dalam menjaga amanah rakyat,” ujarnya mengingatkan.

Selain ketaatan aturan, prinsip efisiensi anggaran juga menjadi sorotan utama. Di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah, setiap rupiah yang dibelanjakan wajib menganut asas manfaat yang tinggi (value for money). Pengelola anggaran diminta jeli memilah antara program yang bersifat “keinginan” dengan program yang benar-benar menjadi “kebutuhan” mendasar masyarakat.

“Efisiensi itu bukan berarti tidak membelanjakan uang, melainkan memastikan bahwa tidak ada anggaran yang terbuang sia-sia untuk program seremonial tanpa dampak. Kita harus hemat, tepat sasaran, dan mengedepankan skala prioritas,” tambah Dillah.

BACA JUGA :  Puluhan tahun Pipa SPAM Melintas, Warga Teluk Dawan Justru Belum Nikmati Air Bersih

Dillah menekankan bahwa predikat dari BPK ini barulah fondasi dasar. Indikator keberhasilan anggaran yang sesungguhnya adalah ketika dana daerah tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat luas melalui program pembangunan yang nyata.

“Yang paling penting dan utama, setiap rupiah dalam APBD harus berorientasi pada pembangunan yang merata di seluruh wilayah Tanjab Timur. Anggaran harus bergerak efektif untuk mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan diterimanya opini WTP ke-9 ini, Pemkab Tanjab Timur dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Kini, tantangan edukatif selanjutnya ada pada seluruh aparatur untuk mentransformasikan kepatuhan administratif tersebut menjadi lompatan kesejahteraan yang nyata di lapangan. (Red)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-27, TP Sriwijaya Tanjab Timur Tegaskan Komitmen Berkontribusi untuk Pembangunan dan Kegiatan Sosial
Tanjab Timur Genap 27 Tahun, Kadinkes Nasrul Diman Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan
Camat Vidi Akbar Sampaikan Ucapan HUT ke-27 Tanjab Timur, Harapkan Daerah Semakin Maju dan Sejahtera
Dirut RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal Proyek Fisik Berujung Tanpa Jawaban
Akan Datangi Kantor KUA, LAM Pertanyakan Soal Akad Nikah Tak Lagi Diperbolehkan Malam Hari, Tradisi Melayu Parit Culum dan Teluk Dawan Terancam Tergeser
Wisuda Ke-X Al-Mujaddid Sabak Tak Sekadar Cetak Sarjana, 150 Wisudawan Gerakkan Ekonomi Tanjab Timur
Wamen Lingkungan Hidup Kunjungi Tanjab Timur, Polres Perkuat Pengamanan dan Sinergi Lintas Sektor
Maulid Nabi Muhammad SAW di Teluk Dawan, Camat Vidi Akbar Dorong Penguatan Silaturahmi 

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:36

HUT ke-27, TP Sriwijaya Tanjab Timur Tegaskan Komitmen Berkontribusi untuk Pembangunan dan Kegiatan Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51

Tanjab Timur Genap 27 Tahun, Kadinkes Nasrul Diman Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:07

Camat Vidi Akbar Sampaikan Ucapan HUT ke-27 Tanjab Timur, Harapkan Daerah Semakin Maju dan Sejahtera

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:44

Dirut RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal Proyek Fisik Berujung Tanpa Jawaban

Minggu, 13 September 2026 - 18:41

Akan Datangi Kantor KUA, LAM Pertanyakan Soal Akad Nikah Tak Lagi Diperbolehkan Malam Hari, Tradisi Melayu Parit Culum dan Teluk Dawan Terancam Tergeser

Berita Terbaru