Tradisi Meja Waris Dinilai Membantu Warga Melayu di Tiga Kelurahan Kecamatan Muara Sabak Barat

Avatar

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Tradisi ‘meja waris’ yang masih dilestarikan oleh masyarakat Melayu di Kelurahan Parit Culum 1, Parit Culum 2, dan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga.

Tradisi ini umumnya dilaksanakan pada saat pelaksanaan resepsi pernikahan maupun khitanan. Dalam pelaksanaannya, pihak keluarga penyelenggara hajatan menyiapkan sebuah meja khusus yang menjadi tempat masyarakat memberikan sumbangan berupa uang. Sumbangan tersebut berasal dari sanak saudara, tetangga, hingga masyarakat sekitar, yang jumlahnya dapat mencapai ratusan juta rupiah.

Dana yang terkumpul dari meja waris selanjutnya diserahkan kepada tuan rumah untuk membantu biaya penyelenggaraan hajatan maupun kebutuhan lainnya. Tradisi ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat Melayu di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 

Salah satu tokoh adat setempat menjelaskan bahwa tradisi meja waris bukan sekadar kebiasaan adat, melainkan mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial antarsesama warga.

“Duit meja waris mengajarkan kita untuk saling membantu. Hari ini kita memberi, besok saat kita mengadakan hajatan, masyarakat akan membantu kita,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Warga Melayu di Kelurahan Parit Culum 1 dan Parit Culum 2 menilai tradisi ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Biaya pernikahan dan khitanan yang relatif besar dapat diringankan berkat partisipasi masyarakat melalui meja waris. Selain bantuan materi, tradisi ini juga dinilai mampu mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga keharmonisan antarwarga.

Hal serupa juga disampaikan masyarakat Kelurahan Teluk Dawan. Mereka menilai tradisi meja waris sebagai bentuk kearifan lokal yang masih relevan hingga saat ini. Di tengah perubahan sosial dan ekonomi, tradisi tersebut tetap bertahan karena mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat tanpa menghilangkan nilai adat dan budaya Melayu.

BACA JUGA :  Turnamen Camat Cup III Resmi Dibuka, Muara Sabak Barat Bergemuruh oleh Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

Dari sisi literasi budaya, tradisi meja waris menjadi contoh nyata bagaimana kearifan lokal berfungsi sebagai sistem sosial yang mendukung kesejahteraan bersama. Tradisi ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya adat istiadat, gotong royong, serta rasa empati dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan terus dijaga dan dilestarikan, tradisi meja waris di tiga kelurahan di Kecamatan Muara Sabak Barat diharapkan tetap menjadi identitas budaya Melayu sekaligus solusi sosial yang membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan adat dan keagamaan.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 
Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?
Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi
Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat
Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II
Pemuda Parit Culum 1 yang Tetap Membumi: Kisah Pengabdian Ferdi Hazrian

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:27 WIB

Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:26 WIB

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:56 WIB

Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:23 WIB

Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan

Berita Terbaru