Britajambi.id – Semangat pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sebanyak 77 atlet taekwondo dari berbagai kelompok usia dan tingkatan mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Geup Periode Juli 2026 yang berlangsung pada Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang digelar dengan penuh disiplin, profesionalisme, dan menjunjung tinggi sportivitas tersebut menjadi momentum penting dalam proses pembinaan atlet. UKT tidak hanya menjadi ajang evaluasi untuk memperoleh kenaikan sabuk, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan dalam mencetak atlet yang unggul secara teknik, fisik, mental, serta memiliki karakter yang kuat.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta menjalani berbagai tahapan ujian yang meliputi poomsae (jurus), teknik dasar, teknik serangan dan pertahanan, teknik tendangan, ketahanan fisik, hingga pemahaman terhadap filosofi dan peraturan taekwondo. Seluruh materi diuji berdasarkan standar kompetensi sesuai tingkatan geup masing-masing dengan sistem penilaian yang objektif.
Kepercayaan sebagai Penguji Lapangan diberikan kepada Sabeum Nim Tony Nainggolan, yang memastikan seluruh rangkaian UKT berjalan sesuai standar teknis dan ketentuan organisasi. Berbekal pengalaman dan kompetensi yang dimilikinya, proses penilaian berlangsung profesional sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan para atlet.
Tony Nainggolan menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta tahun ini menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga taekwondo sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan yang semakin baik di setiap dojang.
“Setiap sabuk yang diperoleh bukanlah hadiah, melainkan hasil dari proses latihan yang panjang, disiplin, dan penuh pengorbanan. UKT merupakan cerminan perkembangan kemampuan sekaligus karakter seorang atlet. Kami berharap seluruh peserta terus menjaga semangat berlatih dan tidak cepat berpuas diri,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas penampilan para peserta yang dinilai mengalami perkembangan signifikan.
“Secara umum para atlet mampu menampilkan teknik sesuai standar tingkatan masing-masing. Meski demikian, evaluasi dan perbaikan tetap menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan ke depan. Hasil ujian akan diumumkan setelah seluruh proses penilaian selesai, dan peserta yang dinyatakan lulus berhak menyandang tingkat sabuk baru sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Lebih dari sekadar prosesi kenaikan tingkat, UKT Geup Periode Juli 2026 menjadi simbol komitmen seluruh insan taekwondo dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan di Provinsi Jambi.
Melalui pembinaan sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta evaluasi yang dilakukan secara konsisten, diharapkan akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, hingga Indonesia di berbagai ajang kejuaraan tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Sementara itu, Sabeum Indris menegaskan bahwa pelaksanaan UKT kali ini merupakan awal dari semangat baru dalam membangkitkan prestasi taekwondo di Tanjung Jabung Timur.
“Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi seluruh insan taekwondo, UKT Geup Periode Juli 2026 menjadi langkah nyata menuju era baru kebangkitan prestasi Taekwondo Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kami ingin membangun generasi atlet yang tidak hanya unggul dalam kemampuan bertanding, tetapi juga memiliki karakter, integritas, disiplin, serta mampu menjadi kebanggaan daerah dan bangsa,” tegas Indris.
Kegiatan UKT ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga sportivitas, serta mengamalkan nilai-nilai luhur taekwondo dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan di masa mendatang. (JT)







