Warga Indonesia Pindah ke Rokok Murah, Ini Respon Bea Cukai 

Sabtu, 25 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rokok Tembakau (CNBC Indonesia)

Foto: Rokok Tembakau (CNBC Indonesia)

Britajambi.id – Sebuah tren unik terjadi di industri rokok tanah air. Masyarakat Indonesia banyak yang beralih mengkonsumsi rokok murah alias downtrading.

Munculnya tren ini pun dibenarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Pemicunya, tarif cukai hasil tembakau yang naik terus dari tahun ke tahun.

“Downtrading itu memang faktor dari kebijakan tarif selama ini,” kata Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip, Sabtu, (25/1/2025).

Merespons tren itu, Askolani mengatakan Bea Cukai akan melakukan pengawasan terhadap tren ini. Menurutnya, perpindahan ini harus dipastikan terjadi secara alami, bukan akal-akalan produsen untuk menghindari tarif cukai yang sesuai peraturan.

“Downtrading kalau itu memang murni ekonomi tidak bisa kita lawan, tapi itu dengan kemudian melakukan yang tidak pas, salah personifikasi, salah peruntukan itu yang akan kami tindak,” terangnya.

BACA JUGA :  Resmi Disumpah sebagai Advokat, Rajali Tegaskan Komitmen Bela Masyarakat Kecil dan Tegakkan Keadilan

Selain mengawasi, Askolani mengatakan akan menggunakan fenomena downtrading ini untuk membuat aturan yang lebih pas ke depannya. “Itu jadi masukan untuk tarif ke depan, nanti kita lihat lagi untuk persiapan tahun depan kaya gimana,” kata dia.

Pemerintah sendiri juga telah mengambil langkah dengan tidak menaikkan tarif CHT pada 2025. Askolani mengatakan, kebijakan ini mempertimbangkan pembahasan dalam RAPBN 2025 yang telah ditetapkan DPR pada September 2024.

“Posisi pemerintah untuk kebijakan CHT 2025 belum akan dilaksanakan,” kata Askolani saat konferensi pers APBN di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/9/2024).

BACA JUGA :  Kapolres Tanjab Timur Tegaskan Zero Toleransi Narkoba, Personel Terlibat Terancam PTDH

Ia mengungkapkan, salah satu pertimbangan untuk tidak mengubah kebijakan CHT pada 2025 ialah terus munculnya fenomena down trading rokok, yakni fenomena yang terjadi ketika konsumen beralih pada produk rokok lebih murah.

“Kebijakan CHT 2025 ini tentunya bisa mempertimbangkan down trading, yaitu dari perbedaan antara rokok golongan I dengan golongan III,” tuturnya.

Meski begitu, Askolani mengatakan, kebijakan alternatif CHT yang dipertimbangkan pemerintah untuk dieksekusi pada tahun depan itu ialah penyesuaian harga jual rokok di tingkat industri.

“Pemerintah akan melihat alternatif kebijakan lainnya yaitu penyesuaian harga jual di tingkat industri. Tentunya akan di-review dalam beberapa bulan ke depan untuk dipastikan kebijakan yang akan ditetapkan pemerintah,” pungkasnya.(*)

Sumber Berita: CNBC Indonesia

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Tegas Larang Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi, Sudaryono: Bandel Akan Kami Tutup
Presiden Prabowo Blak-blakan Tanda Negara Mau Dihancurkan 
Serangga dan Singkong Bakal Jadi Menu Alternatif Makan Bergizi Gratis 
Gelar Pengantar Purna Tugas, Kapolri Sebut Jenderal (HOR) Agus Andrianto Sosok yang Tegas
Kasus Judi Online di Kementerian Komdigi Jadi Atensi Kapolri
Ini Jadwal dan Tema 5 Kali Debat Capres-Cawapres 2024
Nomor Urut Pasangan Capres 2024: Anies 1, Prabowo 2, Ganjar 3
Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Apel Kasatwil Polri Tahun 2023 di Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:45

Kepala BGN Tegas Larang Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi, Sudaryono: Bandel Akan Kami Tutup

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:09

Presiden Prabowo Blak-blakan Tanda Negara Mau Dihancurkan 

Senin, 27 Januari 2025 - 21:52

Serangga dan Singkong Bakal Jadi Menu Alternatif Makan Bergizi Gratis 

Sabtu, 25 Januari 2025 - 21:24

Warga Indonesia Pindah ke Rokok Murah, Ini Respon Bea Cukai 

Kamis, 14 November 2024 - 09:15

Gelar Pengantar Purna Tugas, Kapolri Sebut Jenderal (HOR) Agus Andrianto Sosok yang Tegas

Berita Terbaru