Britajambi.id – Dukungan moral bagi atlet-atlet muda Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) terus mengalir. Ketua Umum LPAI atau yang akrab disapa Kak Seto, memberikan semangat dan motivasi langsung kepada para atlet muda dari Satria Muda Taekwondo Club dan JariNabi Taekwondo Club yang tengah berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Perang Bintang 2026 di Arena Indoor Indomilk, Tangerang, Banten, pada 26–28 Juni 2026.
Dukungan tersebut disampaikan melalui unggahan video serta konfirmasi pribadi melalui pesan singkat WhatsApp. Dalam pesannya, Kak Seto menegaskan bahwa olahraga taekwondo bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembentukan karakter dan mental generasi muda.
“Anak-anakku sayang, tetaplah semangat dan terus berjuang. Taekwondo bukan sekadar olahraga, melainkan sarana membentuk watak: melatih kedisiplinan, rasa hormat, keberanian, serta ketahanan hati,” ujar Kak Seto.
Ia menekankan bahwa setiap proses latihan yang telah dilalui para atlet merupakan bagian penting dalam perjalanan menuju masa depan yang lebih baik. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, melainkan bagaimana anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi tangguh dan berkarakter.
“Menang atau belum juara, kalian tetap berharga dan kami bangga. Semangat berlatih sekaligus belajar menjadi pribadi yang baik adalah kemenangan sejati,” tambahnya.
Pesan penuh makna itu menjadi suntikan semangat besar bagi para atlet muda asal Tanjab Timur yang tengah membawa nama daerah di tingkat nasional. Kehadiran dukungan dari tokoh nasional seperti Kak Seto menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga anak juga menjadi bagian dari perhatian terhadap tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Head Coach Satria Muda Taekwondo Club, Indris, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Ketua Umum LPAI. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi positif bagi para atlet untuk tampil maksimal di arena pertandingan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak kami. Pesan dari Kak Seto menjadi motivasi besar yang menguatkan mental mereka untuk tampil lebih percaya diri dan memberikan hasil terbaik,” ujar Indris.
Ia menegaskan bahwa dalam pembinaan atlet muda, pihaknya tidak hanya fokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, mental bertanding, dan nilai sportivitas.
“Kami selalu menanamkan bahwa prestasi harus sejalan dengan sikap rendah hati, kerja keras, dan semangat sportivitas. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk LPAI, menjadi penguat komitmen kami dalam membina generasi muda melalui olahraga,” tambahnya.
Indris berharap perhatian terhadap pembinaan olahraga usia dini terus meningkat, mengingat para atlet muda membutuhkan dukungan moral, fasilitas, dan ruang kompetisi yang sehat agar mampu berkembang secara optimal.
Satria Muda Taekwondo Club sendiri menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pembinaan atlet muda di Kabupaten Tanjab Timur, dengan tujuan melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu membawa harum nama daerah hingga ke level internasional.
Keikutsertaan para atlet muda ini di Kejurnas Perang Bintang 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Tanjung Jabung Timur memiliki potensi besar dalam dunia olahraga bela diri, khususnya taekwondo. (JT)






