DPRD Tanjabtim Gelar Paripurna Pansus Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025 – 2045

Avatar

- Redaksi

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB TIMUR – DPRD kabupaten Tanjab Timur kembali menggelar paripurna Panitia Khusus (Pansus) tentang pembahasan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) tahun 2025-2045, Senin (5/8/2024).

Rapat dibuka langsung ketua DPRD Tanjabtim, Mahrup. Yang dihadiri Sekda, H. Sapril, Wakil Ketua I DPRD, Saidina Hamzah, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala OPD, dan anggota DPRD lainnya.

”Memasuki acara pokok marilah kita ikuti bersama penyampaian laporan Pansus DPRD Kabupaten Tanjab Timur tahun 2025-2045,” ujar Mahrup sembari mempersilahkan juru bicara Pansus menyampaikan laporannya.

Firman Ayusda, selaku jubir Pansus menyampaikan, RPJPD 2025-2045 merupakan amanat dari Permendagri no. 86 tahun 2017 tentang cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah.

BACA JUGA :  Belajar dari Kota Gudeg: Ikhtiar Dillah dan Zilawati Merajut Formula Kesejahteraan Tanjab Timur

Dalam pertimbangan perkembangan kondisi kabupaten Tanjab Timur 5 tahun terakhir yang terdiri dari gambaran umum kondisi daerah, permasalahan dan isu strategis yang telah diselaraskan dengan dokumen rancangan RPJP Nasional, Rancangan RPJPD Propinsi Jambi, dan KLHS RPJP kabupaten Tanjab Timur tahun 2025-2045.

Selanjutnya kata Firman, setelah melalui pembahasan yang dilaksanakan Pansus DPRD, maka Pansus Ranperda DPRD dapat memberikan pendapat dan laporannya.

”Pansus menyarankan agar pemerintah daerah lebih menekankan dan fokus pada arah kebijakan dan sasaran pokok daerah 2025-2045. Kemudian Pansus juga meminta kepada pemerintah daerah agar lebih fokus didalam pemenuhan target kinerja khususnya indikator kinerja makro progesif dan indikator. Selanjutnya Pansus meminta agar pemerintah daerah lebih fokus pada penanganan masalah, pokok masalah, akar masalah pada permasalahan kesejahteraan dan permasalah infrastruktur dan lingkungan hidup yang masih menjadi tugas bagi periode pembangunan 20 tahun kedepan,” ujar Firman.

BACA JUGA :  Fraksi-Fraksi DPRD Tanjab Timur Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Mulai Pengawasan Anggaran hingga Polemik Aset Daerah

Tak hanya itu lanjut Firman, Pansus juga meminta kepada pemda lebih berperan aktif didalam menggali potensi wilayah agar pertumbuhan ekonomi dapat tumbuh secara pesat dan signifikan.

”Pemda dapat menyikapi lebih signifikan terhadap peningkatan potensi lapangan kerja dengan bonus demokrasi yang cukup tinggi untuk 20 tahun kedepan,” tambah Firman.

Penulis : Pikur Pradana

Sumber Berita: Brita Jambi

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?
Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi
Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat
Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II
Pemuda Parit Culum 1 yang Tetap Membumi: Kisah Pengabdian Ferdi Hazrian
Demi Proyek CNG, Jembatan Negara di Mendahara Tengah Dirobohkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:56 WIB

Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:23 WIB

Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:09 WIB

Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:53 WIB

Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II

Berita Terbaru