Dari Magelang, Bupati Dillah Hich Perintahkan Kemacetan Rasau-Lambur Segera Diurai

Avatar

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Ruas jalan Provinsi Jambi antara kecamatan Rantau Rasau-Muara Sabak Timur persisnya di desa Lambur kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali mengalami kemacetan akibat berlubang dan diguyur hujan. Sejumlah kendaraan terpantau tak bergerak dan membuat kemacetan panjang.

Mendapat informasi tersebut, Bupati Tanjabtim, Hj Dillah Hikmah Sari memberi perintah mendadak dari lokasi retreat di Magelang. Dilla Hich memang diketahui sedang mengikuti agenda retreat sesuai arahan Presiden Prabowo sejak sehari usai pelantikannya di Jakarta pada 20 Februari 2025 lalu.

Ditengah kesibukan mengikuti retreat, Selasa (25/2/2025) malam sekitar pukul 22.35 WIB, Bupati Dilla memberi perintah kepada Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Rantau Rasau, Camat Muara Sabak Timur untuk segera ke lokasi membantu mengurai kemacetan. Dilla juga meminta mereka segera mengambil langkah yang diperlukan. Bahkan ia meminta untuk juga berkoordinasi dengan Polsek serta kepala desa terdekat.

BACA JUGA :  PT Agrojaya Perdana Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Geragai 

“Tolong cek ke lokasi, ambil langkah yang diperlukan, koordinasi dengan teman-teman Polri dan libatkan kades terdekat, usahakan segera terurai dan lalin kembali lancar,” demikian perintah Dilla Hich.

Perintah Bupati tersebut direspon cepat Kadis PUPR Dedi Novrianika, Kadishub Irwanto, Camat Sabak Timur, Darohim dan Camat Rantau Rasau, Muhammad Yani. Terlihat mereka merespon untuk segera melaksanakan perintah Bupati dengan langsung terjun ke lokasi kemacetan.

BACA JUGA :  Wali Murid SDN 32/X Teluk Dawan Keluhkan Pohon Besar yang Rawan Tumbang 

Bahkan Yani dan Darohim melaporkan sudah ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak Alkal Provinsi Jambi. Darohim menyebut di sekitar lokasi juga kebetulan ada alat berat PU yang stanby.

“Siap Ibu Bupati, segera dikoordinasikan,” jawab Kadis PUPR Dedi, di WhatsApp Grup dimana perintah Dilla disampaikan.

Hingga berita ini dirillis kemacetan masih berlangsung namun pihak-pihak terkait dilaporkan sudah meluncur ke lokasi untuk membantu mengurai.

Kemacetan di ruas jalan Provinsi ini memang kerap terjadi khususnya saat hujan. Kendaraan berat bermuatan sawit dan komoditas lainnya sering terjebak di sejumlah titik. Dimensi kendaraan yang lebar dan panjang dengan muatan overload acap menghalangi kendaraan lainnya.(*)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tanjab Timur Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Geragai
Wali Murid SDN 32/X Teluk Dawan Keluhkan Pohon Besar yang Rawan Tumbang 
Puskesmas Keliling Hadir di Teluk Dawan, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Berobat Gratis
Sungai Teluk Dawan: Aliran Sungai Dikepung Perkebunan Sawit, Habitat Buaya Masuk ke Permukiman Warga
Perkebunan Kelapa Sawit Ratusan Hektare Belum Kantongi IUP, Aktivis Tanjab Timur Rajali Desak Pemerintah Berikan Sanksi Tegas 
Pondok Pesantren Al-Fatah Teluk Dawan Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Polres Tanjab Timur Gelar Pisah Sambut Kapolres, dari AKBP Kuswicaksono Kepada AKBP Ade Candra
Bangun Jalan Beton, Warga Teluk Dawan Apresiasi Pemkab Tanjab Timur dan Anggota DPRD Syahbudin 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:54 WIB

Bupati Tanjab Timur Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Geragai

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:11 WIB

Wali Murid SDN 32/X Teluk Dawan Keluhkan Pohon Besar yang Rawan Tumbang 

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:37 WIB

Puskesmas Keliling Hadir di Teluk Dawan, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Berobat Gratis

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:19 WIB

Sungai Teluk Dawan: Aliran Sungai Dikepung Perkebunan Sawit, Habitat Buaya Masuk ke Permukiman Warga

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:47 WIB

Perkebunan Kelapa Sawit Ratusan Hektare Belum Kantongi IUP, Aktivis Tanjab Timur Rajali Desak Pemerintah Berikan Sanksi Tegas 

Berita Terbaru