Britajambi.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), berlangsung lancar, dan penuh partisipasi.
Forum tahunan yang menjadi bagian krusial dalam penyusunan rencana pembangunan daerah ini dihadiri unsur Forkopimcam, anggota DPRD Dapil II, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lurah, Kepala Desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.
Musrenbang bukan sekadar agenda formalitas, melainkan ruang strategis yang mempertemukan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Di forum inilah kebutuhan riil warga dipetakan, diperdebatkan, lalu dirumuskan menjadi usulan prioritas pembangunan yang akan diperjuangkan pada tahun anggaran mendatang.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, berbagai isu mengemuka secara terbuka dan konstruktif. Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar desa menjadi sorotan utama, mengingat aksesibilitas masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah. Selain itu, normalisasi parit turut diusulkan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi banjir dan genangan saat musim hujan.
Tak hanya infrastruktur dasar, penguatan sektor pertanian dan perikanan juga menjadi perhatian serius. Sebagai kawasan pesisir, masyarakat Nipah Panjang menggantungkan perekonomian pada dua sektor tersebut. Di sisi lain, kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan turut disuarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Seluruh aspirasi yang disampaikan dicatat dan dirangkum untuk disusun dalam skala prioritas. Tahapan ini menjadi krusial sebelum usulan dibawa ke tingkat kabupaten guna disinergikan dengan program strategis daerah serta disesuaikan dengan kemampuan fiskal yang tersedia.
Anggota DPRD Kabupaten Tanjab Timur, Edi Mubarak, S.Pd, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, antusiasme dalam menyampaikan gagasan mencerminkan kesadaran kolektif untuk mendorong kemajuan daerah secara bersama-sama.
“Saya sangat mengapresiasi para peserta yang hadir dan menyampaikan usulan-usulan pembangunan di wilayahnya masing-masing. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian dan harapan besar terhadap kemajuan daerah,” ujar Edi Mubarok kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Edi menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan fondasi penting agar pembangunan tidak semata bersifat top-down, melainkan benar-benar berbasis kebutuhan lapangan. Ia menekankan bahwa setiap usulan yang telah disepakati dalam Musrenbang harus dikawal hingga tahap pembahasan anggaran dan tidak berhenti sebagai dokumen administratif semata.
“Kami di DPRD memiliki fungsi penganggaran dan pengawasan. Usulan yang menjadi prioritas dan menyentuh kepentingan masyarakat luas tentu akan kami perjuangkan melalui mekanisme yang ada, khususnya dalam pembahasan program dan alokasi anggaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya konsistensi antara hasil Musrenbang dengan realisasi program pembangunan. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap proses perencanaan akan terjaga apabila aspirasi yang telah disepakati benar-benar terealisasi sesuai skala prioritas.
Di sisi lain, Camat, Lurah, dan Kepala Desa menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Dengan keterbatasan fiskal tersebut, pemerintah berkomitmen untuk tetap memaksimalkan program pembangunan yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Musrenbang kecamatan merupakan bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Melalui forum ini, terjadi dialog langsung antara masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menyamakan persepsi, menyusun prioritas, dan menentukan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Dengan terselenggaranya Musrenbang Kecamatan Nipah Panjang secara tertib, kondusif, dan partisipatif menjadi sinyal positif bagi penguatan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat.
Komitmen bersama tersebut diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kecamatan Nipah Panjang dan Kabupaten Tanjab Timur secara keseluruhan.






