Mak-mak di Tanjab Timur Khawatir Kejadian Keracunan MBG di Muaro Jambi Terulang di Tanjab Timur 

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MBG (KP/Ist)

Ilustrasi MBG (KP/Ist)

Britajambi.id – Sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Jambi, mengaku khawatir peristiwa dugaan keracunan massal akibat makanan bergizi gratis (MBG) seperti yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi tidak terulang di daerah mereka.

Kekhawatiran ini mencuat menyusul ramainya pemberitaan tentang ratusan siswa di Muaro Jambi yang mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari program tersebut.

Salah seorang warga Tanjab Timur, Zubaidah mengatakan para ibu merasa was-was karena program MBG juga menyasar anak-anak sekolah di wilayah mereka. Ia menilai kualitas makanan dan kebersihan dalam proses pengolahan harus benar-benar diawasi secara ketat.

BACA JUGA :  HUT ke-27, TP Sriwijaya Tanjab Timur Tegaskan Komitmen Berkontribusi untuk Pembangunan dan Kegiatan Sosial

“Kami sebagai orang tua tentu cemas. Jangan sampai anak-anak kami jadi korban. Kejadian di Muaro Jambi itu jadi pelajaran penting,” ujarnya, Sabtu (31/1/26).

Hal senada juga disampaikan Eni, warga Kecamatan Muara Sabak Barat. Menurutnya, program MBG sejatinya sangat membantu, terutama bagi keluarga kurang mampu. Namun, pelaksanaannya harus mengutamakan keamanan dan kesehatan anak-anak.

“Programnya bagus, kami mendukung. Tapi jangan asal-asalan. Kalau sampai makanannya tidak layak, malah jadi masalah baru,” katanya.

BACA JUGA :  HUT ke-27, TP Sriwijaya Tanjab Timur Tegaskan Komitmen Berkontribusi untuk Pembangunan dan Kegiatan Sosial

Para ‘Mak-mak’ ini berharap pihak terkait dapat melakukan pengawasan ketat mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah. Mereka juga meminta agar ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga saat ini, belum ditemukan laporan kasus keracunan MBG di Tanjab Timur. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan sebagai langkah antisipasi agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tersebut benar-benar membawa manfaat, bukan malah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum HUT Tanjab Timur, Insan Pers Berharap Bupati Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis Melalui Anggaran Publikasi
HUT ke-27 Tanjab Timur, Direktur CV Pertama Jaya Mandiri Izhar Safawi Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Santri Art Festival Al-Kautsar Dendang Digelar 24 Oktober 2026, Wadah Kreativitas dan Apresiasi Seni Santri
Subuh Keliling di Masjid Jami Ass’adah, Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Demokrat Peduli Karhutla, 100 Paket Sembako Disalurkan ke Warga Grohol dan Tinjau Titik Kebakaran HLG Londerang
Langgar Al-Hikmah Teluk Dawan Gelar Maulid Nabi, KH Ubaidillah Amin Al Hafiz Hadir Beri Tausiyah
Penyegaran Organisasi, Kasat Reskrim Polres Tanjab Timur Resmi Berganti
Kebakaran Lahan di Parit Culum 1 Tanjab Timur, Api Hanguskan Sekitar 10 Hektare

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:05

Momentum HUT Tanjab Timur, Insan Pers Berharap Bupati Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis Melalui Anggaran Publikasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33

HUT ke-27 Tanjab Timur, Direktur CV Pertama Jaya Mandiri Izhar Safawi Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:51

Subuh Keliling di Masjid Jami Ass’adah, Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:49

Demokrat Peduli Karhutla, 100 Paket Sembako Disalurkan ke Warga Grohol dan Tinjau Titik Kebakaran HLG Londerang

Jumat, 11 September 2026 - 09:09

Langgar Al-Hikmah Teluk Dawan Gelar Maulid Nabi, KH Ubaidillah Amin Al Hafiz Hadir Beri Tausiyah

Berita Terbaru