Tradisi Pacu Perahu Tradisional di Teluk Dawan Tetap Lestari dari Generasi ke Generasi

Avatar

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Kelurahan Teluk Dawan dikenal sebagai salah satu wilayah bantaran sungai yang hingga kini masih teguh menjaga tradisi leluhur, salah satunya adalah lomba pacu perahu tradisional.

Tradisi ini telah berlangsung sejak puluhan tahun silam dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah serta identitas masyarakat setempat.

Menurut cerita para tetua kampung, pacu perahu awalnya bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana mempererat kebersamaan warga disana.

Pada masa lalu, perahu digunakan sebagai alat utama transportasi dan mata pencaharian. Dari situlah muncul kebiasaan mengadu kecepatan dan ketangkasan mendayung, yang kemudian berkembang menjadi perlombaan rakyat setiap momen tertentu.

BACA JUGA :  Sehari Jelang Ulang Tahun Sang Ayah, Bupati Dillah Raih Penghargaan Kehormatan dari IPDN

Seiring berjalannya waktu, lomba pacu perahu tradisional di Teluk Dawan kerap digelar untuk memeriahkan hari besar, seperti hari raya Idul Fitri. Perahu-perahu kayu yang digunakan tetap mempertahankan bentuk tradisional, mencerminkan kearifan lokal dan keterampilan pengrajin perahu setempat.

Menariknya, tradisi ini tidak hanya diminati oleh kalangan orang tua, tetapi juga generasi muda. Para pemuda di Teluk Dawan dilibatkan secara aktif, baik sebagai peserta lomba maupun panitia pelaksana.

Hal ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pacu perahu masih relevan dan diterima lintas generasi. Selain sebagai ajang olahraga tradisional, pacu perahu juga menjadi wadah memperkuat rasa persatuan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

BACA JUGA :  Sehari Jelang Ulang Tahun Sang Ayah, Bupati Dillah Raih Penghargaan Kehormatan dari IPDN

Masyarakat berharap tradisi ini terus dilestarikan dan mendapat dukungan, sehingga tidak hanya bertahan sebagai warisan sejarah, tetapi juga mampu menjadi daya tarik budaya di masa mendatang.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen masyarakatnya, tradisi lomba pacu perahu di Kelurahan Teluk Dawan hingga kini tetap terjaga, menjadi saksi hidup perjalanan sejarah dan kekayaan budaya daerah bantaran sungai tersebut.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Tanjab Timur Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota Terlibat Perjudian, Oknum Polisi Diamankan Usai Video Sabung Ayam Viral
Kecamatan Muara Sabak Barat Gandeng Kejari Tanjab Timur, Rumah Restorative Justice Diresmikan untuk Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat
Kemarau Belum Berakhir, Bupati Dillah Instruksikan Camat Siaga Penuh: Dilarang Tinggalkan Wilayah
Teken Hibah Lahan 21 Hektare, Bupati Dillah Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi di Tanjab Timur
Bidkum LMPP Jambi Soroti Pembongkaran Jembatan Parit 10 di Mendahara Tengah, Minta Aparat Usut Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Aset Negara
Pemkab Tanjab Timur Buka Pendaftaran SNT 2026, Siapkan Generasi Unggul
Bupati Dillah Siap Dukung Investasi Limbah Kelapa 
Bupati Dillah: Tidak Boleh Ada Ruang Pungli Bagi Investasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:10

Kapolres Tanjab Timur Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Anggota Terlibat Perjudian, Oknum Polisi Diamankan Usai Video Sabung Ayam Viral

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33

Kecamatan Muara Sabak Barat Gandeng Kejari Tanjab Timur, Rumah Restorative Justice Diresmikan untuk Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:56

Teken Hibah Lahan 21 Hektare, Bupati Dillah Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi di Tanjab Timur

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:49

Bidkum LMPP Jambi Soroti Pembongkaran Jembatan Parit 10 di Mendahara Tengah, Minta Aparat Usut Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Aset Negara

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48

Pemkab Tanjab Timur Buka Pendaftaran SNT 2026, Siapkan Generasi Unggul

Berita Terbaru