Tradisi Pacu Perahu Tradisional di Teluk Dawan Tetap Lestari dari Generasi ke Generasi

Avatar

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Kelurahan Teluk Dawan dikenal sebagai salah satu wilayah bantaran sungai yang hingga kini masih teguh menjaga tradisi leluhur, salah satunya adalah lomba pacu perahu tradisional.

Tradisi ini telah berlangsung sejak puluhan tahun silam dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah serta identitas masyarakat setempat.

Menurut cerita para tetua kampung, pacu perahu awalnya bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana mempererat kebersamaan warga disana.

Pada masa lalu, perahu digunakan sebagai alat utama transportasi dan mata pencaharian. Dari situlah muncul kebiasaan mengadu kecepatan dan ketangkasan mendayung, yang kemudian berkembang menjadi perlombaan rakyat setiap momen tertentu.

BACA JUGA :  Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Teluk Dawan Gelar Kerja Bakti, Tahlilan dan Doa Bersama di TPU

Seiring berjalannya waktu, lomba pacu perahu tradisional di Teluk Dawan kerap digelar untuk memeriahkan hari besar, seperti hari raya Idul Fitri. Perahu-perahu kayu yang digunakan tetap mempertahankan bentuk tradisional, mencerminkan kearifan lokal dan keterampilan pengrajin perahu setempat.

Menariknya, tradisi ini tidak hanya diminati oleh kalangan orang tua, tetapi juga generasi muda. Para pemuda di Teluk Dawan dilibatkan secara aktif, baik sebagai peserta lomba maupun panitia pelaksana.

Hal ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pacu perahu masih relevan dan diterima lintas generasi. Selain sebagai ajang olahraga tradisional, pacu perahu juga menjadi wadah memperkuat rasa persatuan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

BACA JUGA :  Pelantikan DPD PPWI Jambi: Menyalakan Mercusuar Integritas di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

Masyarakat berharap tradisi ini terus dilestarikan dan mendapat dukungan, sehingga tidak hanya bertahan sebagai warisan sejarah, tetapi juga mampu menjadi daya tarik budaya di masa mendatang.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen masyarakatnya, tradisi lomba pacu perahu di Kelurahan Teluk Dawan hingga kini tetap terjaga, menjadi saksi hidup perjalanan sejarah dan kekayaan budaya daerah bantaran sungai tersebut.

Apa Pendapat Anda Terkait Berita Ini?
Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Teluk Dawan Gelar Kerja Bakti, Tahlilan dan Doa Bersama di TPU
Kecamatan Muara Sabak Barat Gelar Musrenbang, Camat Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Kebutuhan Riil Warga
Musrenbang Kecamatan Nipah Panjang Berjalan Lancar, Edi Mubarak Tekankan Konsistensi Realisasi Usulan Masyarakat
Polres Tanjab Timur Gelar Operasional Februari, Evaluasi Kinerja dan Situasi Kamtibmas
Kades di Mendahara Pilih Walk Out dari Musrenbang, Dinilai Tak Elok sebagai Pejabat Publik
Camat Muara Sabak Barat Gelar Rakor Bersama Lurah, RW, dan RT Bahas Isu Strategis Pertanahan 
Kapolres Tanjab Timur Imbau Masyarakat Tidak Lakukan Pertambangan Tanpa Izin
Wakil Bupati Tanjab Timur Pimpin Langsung Gotong Royong di Pasar Tradisional Muara Sabak Barat 

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:43 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Teluk Dawan Gelar Kerja Bakti, Tahlilan dan Doa Bersama di TPU

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:25 WIB

Kecamatan Muara Sabak Barat Gelar Musrenbang, Camat Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Kebutuhan Riil Warga

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

Polres Tanjab Timur Gelar Operasional Februari, Evaluasi Kinerja dan Situasi Kamtibmas

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:40 WIB

Kades di Mendahara Pilih Walk Out dari Musrenbang, Dinilai Tak Elok sebagai Pejabat Publik

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Camat Muara Sabak Barat Gelar Rakor Bersama Lurah, RW, dan RT Bahas Isu Strategis Pertanahan 

Berita Terbaru