Praktisi Hukum Sebut Proyek TK yang Mengkrak di Desa Pangkal Duri Berpotensi Rugikan Negara 

Avatar

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Praktisi hukum Jambi, Sahroni menyoroti mangkraknya proyek Pembangunan Gedung TK Aisyah di Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Sahroni menyebut, bahwa proyek mangkrak merupakan persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Menurutnya, proyek pembangunan gedung TK yang mengkrak di Desa Pangkal Duri harus segera diusut penegak hukum karena berpotensi merugikan negara.

“Proyek mangkrak sebagai masalah serius yang harus ditindaklanjuti, dan dapat menandakan adanya korupsi. Proyek mangkrak juga dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga publik atau lembaga desa,” kata Sahroni kepada wartawan.

Sahroni menerangkan, penegak hukum dapat membuka peluang penyelidikan terhadap kasus mangkraknya proyek TK Aisyah Desa Pangkal Duri yang bersumber dari Dana Desa tersebut.

“Proyek mangkrak dapat berdampak pada kesejahteraan rakyat, karena kemanfaatan hukum tidak direalisasikan secara profesional,” ungkap pengacara yang dikenal cerdas, tegas dan pro wong cilik ini.

Sahroni mendorong aparat penegak hukum untuk mendalami proyek pembangunan gedung TK di Desa Pangkal Duri yang terbengkalai sejak tahun 2023 itu.

“Setiap indikasi adanya penyimpangan penggunaan anggaran desa harus segera diinvestigasi terhadap anggaran pembangunan proyek tersebut, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas dan tata kelola keuangan,” tandas Sahroni mengakhiri keterangannya.

Untuk diketahui, pembangunan gedung TK Aisyah di Jalan Pemdes, Rt. 01, Dusun Duri 1, Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi terbengkalai.

Proyek gedung TK yang dianggarkan dari dana desa tahun 2023 itu mangkrak selama 2 tahun. Proyek ini dikerjakan oleh TPK Desa Pangkal Duri dengan anggaran sebesar Rp. 203.474.250.

Pengamatan dilokasi, pembagunan TK Aisyah tampak tidak siap. Terlihat hanya berdiri bangunan tanpa atap, mirisnya area disekitar bangunan gedung TK juga tampak semak. Selain itu, dinding bangunan juga sudah dihiasi rumput liar.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pisah Sambut Lurah Teluk Dawan: Jejak Pengabdian Wahyu Setiawan, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih ke Husni
Dari Teluk Dawan ke Kuala Jambi: Wahyu Setiawan Emban Amanah Baru
Dari Lurah ke Camat, Anjas Asmara Resmi Pimpin Muara Sabak Timur: Janji Perkuat Pelayanan dan Sinergi Masyarakat
DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2025
Rotasi Strategis di Tubuh Polres Tanjab Timur, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Tantangan Kamtibmas yang Kian Kompleks
Tengkorak Misterius Ditemukan di Pesisir Sadu, Identitas Korban Masih Gelap
Ambulans Rusak di Saat Genting, Ujian Serius Layanan Kesehatan dan Nyali Pengawasan di Tanjab Timur
Diagnosa Berubah, Keluarga Pasien Pertanyakan Profesionalitas Dokter dan Layanan RSUD 

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 15:53 WIB

Pisah Sambut Lurah Teluk Dawan: Jejak Pengabdian Wahyu Setiawan, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih ke Husni

Kamis, 2 April 2026 - 13:21 WIB

Dari Teluk Dawan ke Kuala Jambi: Wahyu Setiawan Emban Amanah Baru

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:55 WIB

DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 12:31 WIB

Rotasi Strategis di Tubuh Polres Tanjab Timur, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Tantangan Kamtibmas yang Kian Kompleks

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:06 WIB

Tengkorak Misterius Ditemukan di Pesisir Sadu, Identitas Korban Masih Gelap

Berita Terbaru

Tanjab Timur

Heboh Kapal 10 GT Tanjabtim, Ini Fakta dan Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 7 Apr 2026 - 17:10 WIB