Peringatan HUT ke-13, IWO Tingkatkan Profesionalisme Wartawan di Era Digital

Avatar

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-13 tahun 2025 ini, mengusung tema “IWO Menjaga Profesionalisme Wartawan di Era Digital”.

Pemilihan tema ini dilandasi oleh beberapa alasan penting yang berkaitan dengan tantangan dan perkembangan dunia jurnalistik saat ini. Ketua Umum IWO Dwi Christianto, S.H., M.Si. memaparkan sejumlah alasan di balik pemilihan tema tersebut.

“Maraknya jurnalisme warga dan misinformasi di era digital ini, mengakibatkan setiap orang memiliki platform untuk menyebarkan informasi melalui media sosial. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi profesi wartawan, di mana batasan antara jurnalis profesional dan ‘jurnalis warga’ menjadi kabur. Munculnya berita palsu (hoaks) dan disinformasi membuat peran wartawan profesional yang bekerja sesuai kaidah jurnalistik menjadi sangat krusial,” ungkap Ketum IWO Dwi Christianto.

Menurutnya, dengan banyaknya media online yang bermunculan, ada kekhawatiran tentang menurunnya standar etika dan profesionalisme. Beberapa pihak menyebut bahwa profesi wartawan kini “dilacurkan” karena banyaknya media yang hanya berorientasi pada kepentingan tertentu, bukan pada kepentingan publik.

BACA JUGA :  Turnamen Camat Cup III Resmi Dibuka, Muara Sabak Barat Bergemuruh oleh Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

“Kami menilai perlunya peningkatan kapasitas wartawan, sehingga tema ini menekankan pentingnya wartawan online untuk terus mengasah kemampuan, seperti teknik menulis, wawancara yang mendalam, dan penguasaan teknologi seperti SEO (Search Engine Optimization). Wartawan tidak hanya bersaing dengan media lain, tetapi juga dengan kecepatan informasi yang beredar di media sosial,” paparnya.

Tak hanya itu, Dwi juga menilai wartawan juga harus menjaga integritas dan kepercayaan publik. Alhasil, dengan profesionalisme yang terjaga, wartawan dapat menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Hal ini sangat penting untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap media di tengah banjirnya informasi yang tidak terverifikasi.

“Pada 4 Agustus 2025, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Pengurus Pusaat IWO, Muhammad Abriyanto bersama dua kolega wartawan telah menerbitkan buku berjudul “Menyelamatkan Reformasi, Polri di antara Dekret Presiden dan Sidang Istimewa MPR 2001″. Ini menandakan karya tulisnya yang terus diasah,” kata Dwi.

BACA JUGA :  Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 

“Saya pun bersama sejumlah wartawan, pernah menulis buku panduan dalam peliputan pasien penderita Tuberkulosis, penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, dalam acara pelatihan wartawan peliput kesehatan se-Jakarta dan Jawa Barat,” ungkapnya.

Dwi pun menjelaskan, bahwa Sekjen IWO Telly Nathalia juga telah menulis sejumlah buku yang telah dipublikasikan dengan berbagai gendre, termasuk sejarah, inspirasi dan fiksi.

Sebagai organisasi profesi wartawan, IWO akan terus menyuarakan kebenaran dan melawan informasi bohong atau hoaks yang tengah melanda di tanah air. Penguatan organisasi, kader dan keanggotaan serta menjadi konstituen Dewan Pers menjadi tujuan IWO dalam waktu dekat.

“IWO pun berupaya mengingatkan anggotanya dan seluruh insan pers untuk tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan prinsip-prinsip profesionalisme, agar media online bisa menjadi sumber informasi yang terpercaya dan mencerdaskan masyarakat,” tutup Ketum IWO Dwi Christianto. (IWO)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 
Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?
Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi
Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat
Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II
Pemuda Parit Culum 1 yang Tetap Membumi: Kisah Pengabdian Ferdi Hazrian

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:27 WIB

Ketua Umum LPAI Beri Dukungan Langsung untuk Atlet Satria Muda Taekwondo, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi Tanjab Timur 

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:26 WIB

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:56 WIB

Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:23 WIB

Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan

Berita Terbaru