Pembangunan Pamsimas di Desa Tebing Tinggi Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Avatar

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan salah satu program dan aksi nyata pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Secara umum, Program Pamsimas ditujukan untuk meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesa/kelurahan dan meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat dengan membangun atau menyediakan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Namun apa jadinya bila proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan semata, baik secara pribadi, kelompok (koorporasi) tanpa mengutamakan kwalitas dan kwantitas.

BACA JUGA :  Perkebunan Kelapa Sawit Ratusan Hektare Belum Kantongi IUP, Aktivis Tanjab Timur Rajali Desak Pemerintah Berikan Sanksi Tegas 

Seperti halnya yang terjadi di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang hari Provinsi Jambi pembangunan Pamsimas pada yang dibangun pada tahun 2021 Diduga dalam Pelaksanaan bangunan penampungan air / toren dinilai dikerjakannya asal jadi.

Pelaksana kegiatan tersebut diduga melanggar ketentuan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan metode teknis pengerjaan, banyak urutan item pekerjaan yang tidak sesuai. Sehingga hasil fisik bangunan terancam tidak sesuai umur rencana.dan juga tidak bermanfaat bagi masyarakat desa tebing tinggi dikernakan sampai saat ini masyarakat tidak mendapat air dari Pamsimas tersebut.

Hasil pantauan awak media Sabtu (15/07/23), di lokasi pembangunan, terlihat bangunan tersebut diduga tidak sesuai spek dan dikerjakan asal jadi. Terlihat pemasangan pipa saluran air dari mesin penyalur air ke bak penampung tidak dipasang hanya diletakkan dibawah rumah warga.

BACA JUGA :  Sungai Teluk Dawan: Aliran Sungai Dikepung Perkebunan Sawit, Habitat Buaya Masuk ke Permukiman Warga

Adam, salah satu pekerja melalui pesan WhatsApnya menyampaikan bahwa pembangunan Pamsimas ini dikerjakan oleh pemborongnya yang bernama Cino Malik dari jambi.

”Upah saya saja Rp, 3000.000 (Tiga juta) sebagai pekerja yang tidak dibayar dan meminjam uang Bustami mantan Kades Rp 1000.000 (Satu juta)  juga tidak dibayar, serta lagi hutang di Hasan Cino Sungai Rengas Rp 2.070.000. (Dua juta tujuh puluh ribu) ambil material juga belum dibayar,” ungkapnya.

Penulis : Masyhuri

Sumber Berita: Brita Jambi

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas – Jindi South Buka Puasa Bersama Awak Media, Berharap Terus Bersinergi 
Resmi Tutup Kegiatan FTA TAMBAT, Sekda Batanghari Berikan Doorprize Mobil 
Lepas Ratusan Ofroader TAMBAT FTA, Wabup Batanghari Imbau Jaga Keselamatan 
Pengacara Edi Thamrin Sebut Gugatan Perdata Iwan Setiawan Tak Bisa Dibuktikan 
Kades Teluk Melintang Diduga Mutasi 3 Perangkatnya Tanpa Aturan
Belum Lunasi Uang SPP, Murid di SMAN 7 Batanghari Akui Tak Dapat Kartu Ujian
Terpilih Aklamasi, Azwar Nahkodai JOIN Batanghari
Oknum Kades di Batanghari Dengan Asyiknya Bermain Judi Online saat Jam Ngantor

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 08:16 WIB

SKK Migas – Jindi South Buka Puasa Bersama Awak Media, Berharap Terus Bersinergi 

Senin, 5 Agustus 2024 - 08:26 WIB

Resmi Tutup Kegiatan FTA TAMBAT, Sekda Batanghari Berikan Doorprize Mobil 

Minggu, 4 Agustus 2024 - 11:39 WIB

Lepas Ratusan Ofroader TAMBAT FTA, Wabup Batanghari Imbau Jaga Keselamatan 

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 15:40 WIB

Pengacara Edi Thamrin Sebut Gugatan Perdata Iwan Setiawan Tak Bisa Dibuktikan 

Minggu, 9 Juni 2024 - 10:43 WIB

Kades Teluk Melintang Diduga Mutasi 3 Perangkatnya Tanpa Aturan

Berita Terbaru