Pasca Aksi di Petrochina, Aliansi PETA Rakyat Ajukan RDP ke DPRD Tanjab Timur

Avatar

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Aliansi Pejuang Tangguh Rakyat (PETA Rakyat) resmi mengajukan surat Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke DPRD Tanjab Timur, pada Kamis (20/2/2025).

Pengajuan RDP itu dibenarkan Edy Saripudin selaku ketua Aliansi PETA Rakyat bertepatan dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih Tanjab Timur, Hj. Dillah dan Muslimin Tanja di istana negara.

Dikatakannya, RDP dilakukan sebagai bentuk komitmen PETA Rakyat untuk mengungkap dugaan adanya mafia dalam pertambangan minyak dan gas bumi di kabupaten Tanjab Timur.

“Iya betul, kita telah mengajukan surat RDP ke DPRD bertepatan pelantikan bupati dan wakil bupati. Ini makna bahwasanya pemimpin kita pasca dilantik memiliki tanggungjawab yang cukup berat dalam menertibkan perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi. Namun kita sangat yakin jika hati dan pikirannya bersama masyarakat maka pengungkapan adanya dugaan mafia dalam pertambangan minyak dan gas bumi bisa terang benderang hingga tidak menjadi opini liar dipublik,” ungkapnya.

Edy menambahkan, peran legislatif dan eksekutif sangat vital dalam menertibkan kepatuhan seluruh perusahaan yang berada dibumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Jika lemah dalam pengawasan serta penindakan terhadap mafia perusahaan, maka yang menjadi korban adalah masyarakat.

“Peran pemerintah sangat vital dalam hal ini. Bahkan kita sebagai masyarakat bisa saja berpikir adanya dugaan kongkalikong jika tidak berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Adapun RDP akan dilaksanakan pada 10 Maret 2025, yang menghadirkan stakeholder terkait diantaranya Dinas DPM-PTSP, Disnakertrans, DLH, Bappeda, Badan Keuangan Daerah serta PT. Petrochina International Jabung Ltd.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?
Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi
Catatan Buruk Kepemimpinan Nurhidayah Kades Mendahara Tengah, Dinilai Lebih Mengutamakan Kepentingan Proyek daripada Kepentingan Masyarakat
Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II
Pemuda Parit Culum 1 yang Tetap Membumi: Kisah Pengabdian Ferdi Hazrian
Demi Proyek CNG, Jembatan Negara di Mendahara Tengah Dirobohkan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:26 WIB

Empat Tokoh Besar Politik Tanjab Timur Bertemu, Publik Berspekulasi: Sinyal Koalisi Baru Menuju 2030?

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:56 WIB

Wisuda Akbar Ponpes Al-Kautsar Berlangsung Khidmat, Kapolres Tanjab Timur Beri Apresiasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:23 WIB

Jembatan Dibongkar, Pemerintah Desa Bungkam: Publik Curiga Aset Desa “Dikorbankan” Demi Kepentingan Perusahaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:09 WIB

Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:53 WIB

Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha, PT SGAM Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid dan Musholla di Parit Culum II

Berita Terbaru