Kelurahan Teluk Dawan di Bantaran Sungai, Saksi Awal Peradaban dan Aktivitas Masyarakat

Avatar

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Kelurahan Teluk Dawan yang terletak di bantaran sungai dikenal sebagai salah satu kelurahan tertua di Kecamatan Dendang (Marga Dendang) yang sekarang berganti nama menjadi Kecamatan Muara Sabak Barat karena pemekaran wilayah.

Keberadaannya yang menyatu dengan aliran sungai menjadikan wilayah ini saksi awal tumbuhnya peradaban dan aktivitas masyarakat sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu.

Sejarah mencatat, sungai Teluk Dawan memiliki peran penting sebagai jalur transportasi, sumber kehidupan, sekaligus pusat perekonomian warga pada masa lampau.

Tak heran jika permukiman awal berkembang mengikuti alur sungai, termasuk Kelurahan Teluk Dawan yang hingga kini masih mempertahankan karakter khas kawasan bantaran sungai.

BACA JUGA :  Pelantikan DPD PPWI Jambi: Menyalakan Mercusuar Integritas di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

Selain menyimpan nilai sejarah, kelurahan ini juga memiliki sejumlah peninggalan budaya dan tradisi lokal yang masih dijaga masyarakat. Cerita rakyat, hingga situs bersejarah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kelurahan tersebut.

Salah satu yang paling dikenal adalah keberadaan makam keramat yang dipercaya sebagai tempat peristirahatan tokoh penyebar agama dan pendiri awal wilayah tersebut.

Makam ini hingga kini sering dikunjungi peziarah dari dalam maupun luar daerah, terutama pada hari-hari tertentu dan momen keagamaan.

Warga setempat meyakini bahwa makam keramat tersebut memiliki nilai spiritual tinggi dan menjadi simbol awal perkembangan kehidupan sosial dan keagamaan di kelurahan tersebut.

BACA JUGA :  Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Teluk Dawan Gelar Kerja Bakti, Tahlilan dan Doa Bersama di TPU

Meski berada di kawasan rawan banjir, warga tetap bertahan dan beradaptasi dengan kondisi alam. Upaya penataan bantaran sungai dan pelestarian lingkungan terus di serukan oleh warga setempat demi menjaga keseimbangan antara kelestarian alam dan keberlangsungan hidup warga.

Dengan kekayaan sejarah dan kearifan lokal yang dimiliki, Kelurahan Teluk Dawan berpotensi dikembangkan sebagai kawasan wisata sejarah dan edukasi lingkungan.

Keberadaannya di bantaran sungai bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga kekuatan yang membentuk jati diri masyarakat sejak dahulu hingga sekarang.

Apa Pendapat Anda Terkait Berita Ini?
Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Teluk Dawan Gelar Kerja Bakti, Tahlilan dan Doa Bersama di TPU
Kecamatan Muara Sabak Barat Gelar Musrenbang, Camat Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Kebutuhan Riil Warga
Musrenbang Kecamatan Nipah Panjang Berjalan Lancar, Edi Mubarak Tekankan Konsistensi Realisasi Usulan Masyarakat
Polres Tanjab Timur Gelar Operasional Februari, Evaluasi Kinerja dan Situasi Kamtibmas
Kades di Mendahara Pilih Walk Out dari Musrenbang, Dinilai Tak Elok sebagai Pejabat Publik
Camat Muara Sabak Barat Gelar Rakor Bersama Lurah, RW, dan RT Bahas Isu Strategis Pertanahan 
Kapolres Tanjab Timur Imbau Masyarakat Tidak Lakukan Pertambangan Tanpa Izin
Wakil Bupati Tanjab Timur Pimpin Langsung Gotong Royong di Pasar Tradisional Muara Sabak Barat 

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:43 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Teluk Dawan Gelar Kerja Bakti, Tahlilan dan Doa Bersama di TPU

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:25 WIB

Kecamatan Muara Sabak Barat Gelar Musrenbang, Camat Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Kebutuhan Riil Warga

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

Polres Tanjab Timur Gelar Operasional Februari, Evaluasi Kinerja dan Situasi Kamtibmas

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:40 WIB

Kades di Mendahara Pilih Walk Out dari Musrenbang, Dinilai Tak Elok sebagai Pejabat Publik

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Camat Muara Sabak Barat Gelar Rakor Bersama Lurah, RW, dan RT Bahas Isu Strategis Pertanahan 

Berita Terbaru