Britajambi.id – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, keluarga besar Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) menggelar acara syukuran dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Selasa (17/02/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus penguatan soliditas internal dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian selama bulan suci.
Acara yang berlangsung hangat dan sarat nuansa religius tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, SP., SIK, didampingi Wakapolres, Kompol M. Ridha, MM, para pejabat utama, serta jajaran pengurus Bhayangkari Cabang Tanjab Timur.
Seluruh personel dan keluarga besar Polres turut hadir, mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama institusi.
Dalam sambutannya, Kapolres Ade Candra menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum evaluasi diri dan penguatan moral.
“Ramadan adalah ruang pembinaan spiritual bagi setiap insan Bhayangkara. Ketika iman dan ketakwaan diperkuat, maka integritas dan profesionalisme dalam bertugas akan semakin kokoh,” tegasnya.
Kegiatan diisi dengan tausyiah, dzikir, serta doa bersama yang menghadirkan suasana menyejukkan. Tausyiah disampaikan oleh KH. Muhammad Darwis Bakri, Lc., M.Ag, yang mengajak seluruh personel menjadikan Ramadan sebagai sarana membersihkan hati, memperbaiki niat, dan meningkatkan kualitas pengabdian. Sementara pembacaan Surah Yasin dan doa dipimpin oleh Ustadz Hendri Darmanto, S.Pd, menambah kekhusyukan suasana.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini juga menjadi simbol sinergitas antara institusi kepolisian dan tokoh agama. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas sosial dan keagamaan.
Kapolres menekankan bahwa suasana religius yang dibangun di lingkungan internal akan berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kedamaian,” ujarnya.
Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, seluruh jajaran berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum peningkatan iman dan ketakwaan, sekaligus penguatan komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Syukuran ini menjadi penanda bahwa kesiapan menghadapi Ramadan tidak hanya bersifat operasional, tetapi juga spiritual—sebuah langkah strategis untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Tanjab Timur.






