Britajambi.id – Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjab Timur terus mengembangkan potensi wisata berbasis alam dan kearifan lokal.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan ‘Saung Padi Kito’ yang berada di tengah hamparan sawah, RT 07, Dusun Pasir Putih. Keberadaan saung ini kini menjadi destinasi wisata baru yang diminati masyarakat untuk bersantai dan menikmati keindahan alam disana.
Saung Padi Kito dibangun di area persawahan yang masih aktif dikelola oleh petani setempat. Dikelilingi pemandangan padi yang menghijau dan udara segar, lokasi ini menawarkan suasana tenang dan asri. Tak heran, saung tersebut kerap dikunjungi warga, terutama pada pagi dan sore hari.
Lurah Teluk Dawan, Wahyu Setiawan, menyampaikan bahwa Saung Padi Kito dibangun sebagai upaya pengembangan wisata berbasis alam dan kearifan lokal.
“Kami ingin menghadirkan ruang wisata sederhana yang dapat dinikmati semua kalangan, sekaligus menjadi tempat berkumpul dan bersantai di tengah alam tanpa merusak fungsi sawah,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Selain sebagai tempat rekreasi, Saung Padi Kito juga berfungsi sebagai sarana edukasi pertanian. Pengunjung dapat melihat secara langsung aktivitas petani, proses pengelolaan sawah, serta mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat disana. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan dan sektor pertanian, khususnya bagi generasi muda.
Pembangunan dan pengelolaan Saung Padi Kito dilakukan dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Pemerintah kelurahan bersama warga juga terus melakukan penataan dan perawatan agar kawasan ini tetap bersih, aman, dan nyaman bagi pengunjung.
Dengan hadirnya Saung Padi Kito, Pemerintah Kelurahan Teluk Dawan berharap dapat meningkatkan daya tarik wisata lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Ke depan, pemerintah berencana mengembangkan fasilitas pendukung secara bertahap tanpa menghilangkan keasrian dan nilai budaya yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.






