Britajambi.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur secara resmi menyambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 0419/Tanjab yang baru, Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han, dalam sebuah acara penyambutan yang berlangsung di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, Senin (5/1/2026).
Kehadiran Letkol Inf Zulhiardi menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di jajaran Kodim 0419/Tanjab, sekaligus diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Dandim 0419/Tanjab yang baru beserta keluarga. Ia menyampaikan harapan agar kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara TNI dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan.
“Kami menyambut dengan penuh rasa hormat dan kebanggaan. Semoga sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjaga demi kemajuan, keamanan, dan kesejahteraan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” ujar Bupati Dillah.
Menurutnya, peran TNI sangat strategis, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pembangunan, penanganan bencana, serta pembinaan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur juga telah melaksanakan acara pelepasan Letkol Arm Dwi Sutaryo, yang mendapatkan penugasan baru di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD). Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Letkol Arm Dwi Sutaryo selama menjabat sebagai Dandim 0419/Tanjab.
Acara penyambutan dan pelepasan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan. Hal ini mencerminkan soliditas serta hubungan harmonis antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dengan kepemimpinan Dandim yang baru, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)






