Kompensasi Diberikan 80 Persen, Karyawan Tak Terima 

Avatar

Kamis, 23 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Sleekr)

Ilustrasi (Sleekr)

TANJAB TIMUR – Pemberian kompensasi untuk karyawan oleh PT Wira Pradana Mukti (WPM) tuai sorotan. Pasalnya, nominal yang diberikan oleh perusahaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Wahyudi, salah satu karyawan penerima kompensasi kepada media ini mengaku telah dipanggil pihak perusahaan (PT WPM) untuk mengambil uang kompensasi. Namun dirinya menolak karena dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

“Kemarin sudah dipanggil oleh perusahaan dan saya telah datang. Namun belum bisa saya terima, karena mau dibayar sebesar 80 persen dari upah,” kata Yudi, Kamis (23/01/2025).

Ia juga menerangkan, bahwa persoalan ini telah diadukan ke pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tanjab Timur untuk bisa ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan pemerintah.

“Persoalan ini sudah kita bawa ke Disnakertrans. Biarlah berproses disana untuk menguak terkait amburadulnya masalah kompensasi ini,” terang Yudi.

Yudi juga menyebutkan bahwa, dirinya tunduk pada aturan yang ada, dan siap menerima jika pemberian kompensasi oleh perusahaan hanya diwajibkan 80 persen.

“Kita ikuti aturannya, klo memang nanti pihak Disnakertrans menyebutkan bahwa kompensasi ini cuma wajib dibayar 80 persen kita terima. Begitu juga sebaliknya, seandainya ini tidak benar, pihak Disnakertrans harus meluruskan persoalan ini agar tidak ada lagi hak karyawan yang dirugikan,” pinta Yudi.

Yudi juga menyayangkan sikap perusahaan yang terkesan lempar tanggungjawab, hingga membuat bingung dirinya untuk pertanyakan haknya selaku karyawan.

“Bingung kita, kemarin saya tanya sama HRD PT WPM bahwa yang beri pihak PT Agrojaya Perdana (AP). Sekarang lain lagi, kompensasi ini dibayarkan oleh pihak PT WPM melalui HRD nya,” cetus Yudi seraya gelengkan kepala.

Sementara itu, Mediator Hubungan Industrial Disnakertrans Tanjab Timur, Desti Yuli Anggraini saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp menyarankan untuk langsung ke Dinas, agar tidak salah dalam penyampaian.

“Dikantor aja ya biar jelas sekalian peraturannya Klu d chat takut salah penyampaian,” tulis Desti.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal Proyek Fisik Berujung Tanpa Jawaban
Akan Datangi Kantor KUA, LAM Pertanyakan Soal Akad Nikah Tak Lagi Diperbolehkan Malam Hari, Tradisi Melayu Parit Culum dan Teluk Dawan Terancam Tergeser
Wisuda Ke-X Al-Mujaddid Sabak Tak Sekadar Cetak Sarjana, 150 Wisudawan Gerakkan Ekonomi Tanjab Timur
Wamen Lingkungan Hidup Kunjungi Tanjab Timur, Polres Perkuat Pengamanan dan Sinergi Lintas Sektor
Maulid Nabi Muhammad SAW di Teluk Dawan, Camat Vidi Akbar Dorong Penguatan Silaturahmi 
Bupati Tanjab Timur Dillah Hich Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Hari Juang Polri 2026, Polres Tanjab Timur Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat
Genap Satu Tahun, SPPG Simpang Gontor Parit Culum 1 Perkuat Komitmen Sajikan Makanan Bergizi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:44

Dirut RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal Proyek Fisik Berujung Tanpa Jawaban

Minggu, 13 September 2026 - 18:41

Akan Datangi Kantor KUA, LAM Pertanyakan Soal Akad Nikah Tak Lagi Diperbolehkan Malam Hari, Tradisi Melayu Parit Culum dan Teluk Dawan Terancam Tergeser

Senin, 7 September 2026 - 07:08

Wisuda Ke-X Al-Mujaddid Sabak Tak Sekadar Cetak Sarjana, 150 Wisudawan Gerakkan Ekonomi Tanjab Timur

Jumat, 4 September 2026 - 19:40

Wamen Lingkungan Hidup Kunjungi Tanjab Timur, Polres Perkuat Pengamanan dan Sinergi Lintas Sektor

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11

Maulid Nabi Muhammad SAW di Teluk Dawan, Camat Vidi Akbar Dorong Penguatan Silaturahmi 

Berita Terbaru