Britajambi.id – Musibah kebakaran yang melanda kawasan permukiman warga di RT 07/RW 04, Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Jambi, pada Jumat (21/8/2026), meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat yang terdampak.
Kebakaran yang terjadi menjelang petang tersebut dengan cepat membesar dan melalap sejumlah rumah warga. Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Warga bersama petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas. Setelah sekitar satu setengah jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIB.
Musibah tersebut tidak hanya menghanguskan tempat tinggal warga, tetapi juga memaksa sejumlah bangunan di sekitar lokasi untuk dikosongkan dan ditangani guna mencegah api kembali menjalar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material yang dialami warga cukup besar.
Sehari setelah kejadian, Sabtu (22/8/2026), Bupati Tanjab Timur Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T. turun langsung ke lokasi kebakaran. Kedatangan Bupati didampingi Ketua Baznas Tanjab Timur serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Di tengah suasana duka, Bupati Dillah bertatap muka langsung dengan para korban dan masyarakat terdampak. Selain menyampaikan rasa prihatin dan dukacita, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang tengah menghadapi musibah.
Bupati Dillah menyampaikan bahwa musibah tersebut menjadi duka bersama, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban agar diberikan ketabahan serta segera mampu bangkit dan memulihkan kehidupan mereka setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih dalam kondisi cuaca kering.
Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diminta saling menjaga lingkungan dan memastikan kondisi rumah masing-masing aman dari berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran.
“Lebih baik mencegah, daripada sesuatu telah terjadi,” tutur Bupati Dillah.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kepedulian dan kewaspadaan bersama, mengingat sebelumnya sejumlah wilayah juga telah mengalami musibah kebakaran.
Di penghujung kunjungannya, Bupati Dillah kembali menyampaikan harapan agar para warga yang terdampak diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar seluruh korban segera mendapatkan pemulihan, diberikan ketabahan, serta dilapangkan dan dilebihkan rezekinya.
Kehadiran langsung pemerintah daerah di tengah warga terdampak menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan masyarakat yang mengalami musibah tidak merasa menghadapi cobaan tersebut seorang diri.







