Britajambi.id – Dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Senin (23/2/2026).
Kegiatan berlangsung di lapangan apel Mako Polres Tanjab Timur dengan melibatkan personel gabungan TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Apel siaga tersebut turut dihadiri Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0419/Tanjab, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanjab Timur, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Tanjab Timur.
Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, SP., SIK, menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi dinamika dan potensi gangguan kamtibmas yang kerap meningkat selama Ramadan.
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadan terdapat dinamika dan potensi kerawanan yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu, kami melaksanakan apel siaga kamtibmas bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah potensi kerawanan menjadi perhatian serius aparat, di antaranya meningkatnya aktivitas pasar bedug pada sore hari yang kerap memanfaatkan bahu jalan dan berpotensi menimbulkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, aktivitas masyarakat usai shalat tarawih juga dinilai rawan menimbulkan gangguan ketertiban, seperti perkelahian antar kelompok, balap liar, hingga konflik sosial.
“Kerawanan yang sering muncul di antaranya perkelahian antar kelompok dan balap liar. Semua itu menjadi fokus antisipasi kami,” jelasnya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres Tanjab Timur bersama TNI dan pemerintah daerah akan melaksanakan patroli gabungan secara rutin di titik-titik dan jam rawan, mulai awal Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
“Kami telah merencanakan kegiatan operasional kepolisian yang didukung TNI, dengan patroli bersama di lokasi dan waktu rawan, hingga hari raya selesai,” tambahnya.
Pengamanan juga akan ditingkatkan menjelang Idul Fitri, khususnya dalam mengantisipasi arus mudik dan arus balik. Polres Tanjab Timur akan menggelar Operasi Ketupat sejak Ramadan hingga H+5 Lebaran, yang kemudian dilanjutkan dengan operasi pasca hari raya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Kapolres berharap situasi kamtibmas di Kabupaten Tanjab Timur tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa serta merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.(*)






