BGN Regional Jambi Jalin Kerjasama dengan Petani Sungai Penuh dan Kerinci, Perkuat Rantai Pasok Program MBG

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama para petani di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, organisasi Tani Merdeka Indonesia, kelompok tani, serta para mitra pelaksana program MBG dalam membangun ekosistem ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Regional Badan Gizi Nasional Provinsi Jambi, M. Zamhari Al Karmaini, S.H., menyampaikan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni penandatanganan kesepakatan, melainkan langkah konkret untuk melibatkan petani lokal sebagai bagian penting dari keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada kesiapan dapur pelayanan dan pendistribusian makanan, tetapi juga membutuhkan dukungan rantai pasok bahan pangan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat.

“Petani memiliki posisi yang sangat strategis dalam ekosistem Program Makan Bergizi Gratis. Petani bukan hanya sebagai produsen bahan pangan, tetapi juga merupakan mitra penting negara dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya dalam sambutan.

Ia juga menegaskan bahwa potensi pertanian Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci harus dioptimalkan agar hasil produksi pertanian lokal dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan bahan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara program pemerintah dan sektor pertanian masyarakat. Program MBG dapat memperoleh dukungan pasokan bahan pangan, sementara para petani mendapatkan peluang pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala Regional BGN Provinsi Jambi menekankan bahwa pelaksanaan kerja sama harus mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, kualitas, keamanan pangan, serta kesinambungan pasokan.

Ia berharap nota kesepahaman yang telah disepakati tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja sama nyata, komunikasi berkelanjutan, dan komitmen seluruh pihak.

“Keberhasilan sebuah program besar tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Atas nama Badan Gizi Nasional Regional Jambi, ia turut menyampaikan apresiasi kepada para petani, kelompok tani, jajaran Tani Merdeka Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Kegiatan penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi momentum penguatan kemandirian pangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor pertanian lokal.

Dengan adanya sinergi antara BGN dan para petani, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku usaha pertanian di daerah.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkualitas, serta memiliki masa depan yang lebih baik melalui pemenuhan gizi dan penguatan ketahanan pangan nasional.(*)

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Apa dengan RSUD Nurdin Hamzah? Dugaan Diskriminasi Wartawan dan Pasien ‘Pakai Koneksi’ Mencuat
Isu Perubahan Pelayanan Usai Direktur Ditelepon Mencuat, RSUD Nurdin Hamzah Diminta Buka Suara
LMPP Tanjab Timur Soroti Keluhan Pasien KIS di RSUD Nurdin Hamzah, Pemkab Diminta Pastikan Pelayanan Tanpa Diskriminasi
Puluhan tahun Pipa SPAM Melintas, Warga Teluk Dawan Justru Belum Nikmati Air Bersih
Momentum HUT Tanjab Timur, Insan Pers Berharap Bupati Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis Melalui Anggaran Publikasi
HUT ke-27 Tanjab Timur, Direktur CV Pertama Jaya Mandiri Izhar Safawi Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Santri Art Festival Al-Kautsar Dendang Digelar 24 Oktober 2026, Wadah Kreativitas dan Apresiasi Seni Santri
Subuh Keliling di Masjid Jami Ass’adah, Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:25

BGN Regional Jambi Jalin Kerjasama dengan Petani Sungai Penuh dan Kerinci, Perkuat Rantai Pasok Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:11

Ada Apa dengan RSUD Nurdin Hamzah? Dugaan Diskriminasi Wartawan dan Pasien ‘Pakai Koneksi’ Mencuat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:29

Isu Perubahan Pelayanan Usai Direktur Ditelepon Mencuat, RSUD Nurdin Hamzah Diminta Buka Suara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:32

LMPP Tanjab Timur Soroti Keluhan Pasien KIS di RSUD Nurdin Hamzah, Pemkab Diminta Pastikan Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:04

Puluhan tahun Pipa SPAM Melintas, Warga Teluk Dawan Justru Belum Nikmati Air Bersih

Berita Terbaru