Britajambi.id – Sikap Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nurdin Hamzah, Tanjung Jabung Timur, Drg. Darwin Salim, menjadi sorotan setelah wartawan berupaya meminta konfirmasi terkait sejumlah kegiatan fisik yang dilaksanakan di lingkungan rumah sakit tersebut.
Upaya konfirmasi dilakukan sebagai bagian dari tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi yang utuh, berimbang, serta memastikan fakta terkait kegiatan yang menggunakan anggaran publik.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pembangunan ruang Chatlab dengan nilai kontrak tercatat sebesar Rp1.680.626.000, yang dilaksanakan oleh CV Sinar Tungkal. Dalam kegiatan tersebut, Direktur RSUD Nurdin Hamzah memiliki posisi sebagai Pengguna Anggaran (PA).
Dikatakan Joni Tanjung, keterbukaan informasi dari pihak pengelola rumah sakit penting untuk menghindari munculnya berbagai persepsi di tengah masyarakat. Terlebih RSUD Nurdin Hamzah merupakan fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Konfirmasi wartawan sejatinya bukan merupakan persoalan pribadi antara jurnalis dengan pejabat atau pimpinan suatu lembaga. Konfirmasi merupakan bagian dari proses jurnalistik untuk melakukan verifikasi dan keberimbangan sebelum sebuah informasi disampaikan kepada masyarakat,” ujar Joni, wartawan senior yang menetap di Tanjab Timur itu, Senin, (5/10/2026).
Joni berharap Bupati Tanjab Timur, Hj Dillah Hikmah Sari, dapat memperhatikan persoalan komunikasi dan keterbukaan informasi di lingkungan RSUD Nurdin Hamzah.
Pengelolaan anggaran pemerintah, kata Joni, harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, setiap kegiatan yang menggunakan uang negara maupun daerah wajar mendapat perhatian dan pertanyaan publik, sepanjang dilakukan berdasarkan fakta dan mekanisme jurnalistik.
“Kami berharap Bupati Tanjab Timur memberi teguran terhadap Dirut ini. Pesan kami jangan memelihara sikap takut yang akut, yang anda kelola adalah uang rakyat, bukan uang pribadi,” tegasnya.
Ia meminta ke depan jajaran manajemen RSUD Nurdin Hamzah dapat lebih terbuka terhadap permintaan informasi media, terutama menyangkut kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Sebab, yang dipertanyakan bukan persoalan pribadi, melainkan bagaimana anggaran publik dikelola dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Media ini juga memberikan ruang kepada Direktur Utama RSUD Nurdin Hamzah, Drg. Darwin Salim, untuk menyampaikan klarifikasi, hak jawab, atau penjelasan resmi atas pemberitaan ini apabila terdapat informasi yang dianggap tidak tepat.







