Miris! Diduga Demi Kepentingan Korporasi, Kades Mendahara Tengah Setujui Bongkar Jembatan Dana Negara Senilai Hampir Setengah Miliar

Avatar

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Britajambi.id – Pembongkaran jembatan desa di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali menuai sorotan tajam publik.

Infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran negara pada tahun 2019 dengan nilai hampir mencapai setengah miliar rupiah itu kini tidak lagi dapat digunakan masyarakat setelah dilakukan pembongkaran yang diduga untuk mendukung aktivitas perusahaan PT CNG di wilayah tersebut.

Kondisi tersebut memicu reaksi keras publik karena fasilitas umum yang seharusnya menjadi akses vital justru dihancurkan, sementara hingga kini belum tersedia pengganti yang layak dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara normal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan tersebut sebelumnya menjadi jalur penting penghubung aktivitas masyarakat Desa Mendahara Tengah. Namun setelah dilakukan pembongkaran, mobilitas terganggu, termasuk aktivitas harian masyarakat.

BACA JUGA :  Santri ART Festival Al-Kautsar Meriah, Tanpa Pelatih Profesional Santri Unjuk Kreativitas dan Bakat Seni

Ironisnya, proyek infrastruktur yang dibangun menggunakan uang negara kini terkesan dikorbankan demi kepentingan korporasi. Situasi itu menimbulkan pertanyaan besar mengenai dasar kebijakan dan legalitas pembongkaran aset desa yang dibiayai APBN tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait inisiatif pembongkaran jembatan tersebut, Kepala Desa Mendahara Tengah, Nurhidayah, belum memberikan keterangan resmi kepada awak media. Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini terkait alasan pembongkaran, dasar hukum, serta pihak yang bertanggung jawab atas kebijakan tersebut juga belum memperoleh jawaban.

Aktivis lingkungan bahkan menilai kasus tersebut berpotensi menjadi preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan desa apabila fasilitas publik dapat dengan mudah dikorbankan demi kepentingan investasi.

BACA JUGA :  170 Murid SMAN 8 Tanjab Timur Ikuti TKA dan ANBK, Kepala Sekolah Pastikan Hari Pertama Berjalan Lancar

“Kalau benar dibongkar demi kelancaran perusahaan, maka ini bukan lagi sekadar persoalan teknis. Ini menyangkut keberpihakan pemerintah desa kepada rakyat atau kepada korporasi?,”tegas Dedi Saputra kepada Britajambi.id, Kamis (21/5/26).

Publik kini mendesak pemerintah daerah, inspektorat, hingga aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan kajian menyeluruh terhadap legalitas pembongkaran jembatan tersebut. Selain itu, publik juga meminta adanya audit terhadap potensi kerugian negara akibat dibongkarnya fasilitas publik yang masih memiliki nilai manfaat bagi warga.

Follow WhatsApp Channel britajambi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

170 Murid SMAN 8 Tanjab Timur Ikuti TKA dan ANBK, Kepala Sekolah Pastikan Hari Pertama Berjalan Lancar
Santri ART Festival Al-Kautsar Meriah, Tanpa Pelatih Profesional Santri Unjuk Kreativitas dan Bakat Seni
HUT ke-27, TP Sriwijaya Tanjab Timur Tegaskan Komitmen Berkontribusi untuk Pembangunan dan Kegiatan Sosial
Tanjab Timur Genap 27 Tahun, Kadinkes Nasrul Diman Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan
Camat Vidi Akbar Sampaikan Ucapan HUT ke-27 Tanjab Timur, Harapkan Daerah Semakin Maju dan Sejahtera
Dirut RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal Proyek Fisik Berujung Tanpa Jawaban
Akan Datangi Kantor KUA, LAM Pertanyakan Soal Akad Nikah Tak Lagi Diperbolehkan Malam Hari, Tradisi Melayu Parit Culum dan Teluk Dawan Terancam Tergeser
Wisuda Ke-X Al-Mujaddid Sabak Tak Sekadar Cetak Sarjana, 150 Wisudawan Gerakkan Ekonomi Tanjab Timur

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:02

170 Murid SMAN 8 Tanjab Timur Ikuti TKA dan ANBK, Kepala Sekolah Pastikan Hari Pertama Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36

Santri ART Festival Al-Kautsar Meriah, Tanpa Pelatih Profesional Santri Unjuk Kreativitas dan Bakat Seni

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:36

HUT ke-27, TP Sriwijaya Tanjab Timur Tegaskan Komitmen Berkontribusi untuk Pembangunan dan Kegiatan Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:07

Camat Vidi Akbar Sampaikan Ucapan HUT ke-27 Tanjab Timur, Harapkan Daerah Semakin Maju dan Sejahtera

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:44

Dirut RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal Proyek Fisik Berujung Tanpa Jawaban

Berita Terbaru