Britajambi.id – Warga Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Ridwan menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur yang sudah membangun jalan rabat beton di beberapa titik di Kelurahan Teluk Dawan.
Penantian panjang warga memiliki jalan mulus akhirnya terwujud. Jalan sepanjang ratusan meter yang dibangun dari dana APBD 2025, terletak di RT 03 dan Pesantren Al-Fattah itu telah rampung dikerjakan.
“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Bupati dan OPD terkait, karena sudah peduli dengan jalan kelurahan kami,” kata Ridwan, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan jalan ini merupakan bentuk kerja nyata antara anggota DPRD Tanjab Timur dari Fraksi Nasdem, Drs. Syahbudin dan Pemerintah Kelurahan.
Berkat dorongan dan kerja keras mereka, jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini sudah mulus. Kondisi ini menimbulkan kegembiraan tersendiri bagi warga setempat.
“Kita juga menyampaikan terima kasih kepada bang Syahbudin dan Lurah Teluk Dawan. Berkat perjuangan mereka jalan yang dulu berlumpur kini sudah nyaman untuk dilalui,” ungkap Ridwan.
Selain jalan, pembangunan juga menyasar pada rehab Sekolah Dasar, Polindes dan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diperjuangkan melalui pokir dewan yang dikenal berpengalaman di birokrasi itu.
“Bukan hanya jalan. Rehab SD, Polindes dan penerangan lampu jalan juga dirasakan manfaatnya oleh warga disini,” kata Ridwan.
Menurutnya, Kelurahan Teluk Dawan memang mengeluhkan berbagai persoalan infrastruktur termasuk pembangunan turap di sepanjang bantaran sungai. Pembangunan ini juga diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk melindungi struktur badan jalan agar tidak ambruk akibat pergeseran tanah.
“Berbagai persoalan infrastruktur memang menjadi keluhan kami, salah satunya pembangunan turap. Kita berharap Pemda melirik pembangunan ini,” ucapnya.
Kata dia, pembangunan turap, selain berfungsi untuk membendung aliran air agar tidak terjadi abrasi, juga berguna untuk meminimalisir risiko serangan binatang buas seperti buaya.
“Kondisi jalan dan bibir sungai sudah tidak berjarak lagi. Maka dari itu pembangunan turap sangat dibutuhkan guna menghindari risiko dari serangan binatang buas,” tambahnya.






