Britajambi.id – Dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Edy Saripudin menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers di Indonesia yang terus menjaga marwah jurnalistik di tengah tantangan zaman.
Menurut Edy, pers memiliki peran strategis yang tidak tergantikan dalam menjaga arah demokrasi, memperkuat kedaulatan ekonomi, serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pusat kebijakan negara.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers yang sehat adalah fondasi demokrasi yang kuat. Ketika pers berdiri independen, berintegritas, dan berpihak pada kebenaran, maka ekonomi nasional akan lebih berdaulat dan bangsa ini akan semakin kokoh,” ujar Edy Saripudin, Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan bahwa insan pers saat ini menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari disrupsi digital, arus informasi yang masif, hingga tantangan independensi dan keberlanjutan ekonomi media. Namun di tengah situasi tersebut, pers tetap dituntut hadir sebagai penjernih informasi, bukan sekadar penyampai kecepatan.
“Di era banjir informasi dan disinformasi, pers dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan beretika. Inilah ujian profesionalisme pers hari ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edy menekankan bahwa pers bukan hanya pelaku industri informasi, melainkan pilar demokrasi yang menjaga akal sehat publik. Melalui kerja jurnalistik yang kritis dan bertanggung jawab, pers berperan mengawasi kekuasaan, membela kepentingan rakyat, serta memastikan transparansi dalam pengelolaan negara.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak memandang pers semata sebagai objek kritik, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun Indonesia yang adil dan berdaulat.
Di akhir pernyataannya, Edy menyampaikan harapan agar pers Indonesia terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga keberpihakan pada kepentingan publik.
“Teruslah menjadi suara kebenaran dan pilar demokrasi Indonesia. Pers yang sehat akan melahirkan ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat,” pungkasnya.
Hari Pers Nasional 2026 menjadi momentum refleksi bahwa kemerdekaan pers bukan hanya hak insan media, tetapi hak seluruh rakyat Indonesia untuk mendapatkan informasi yang benar, adil, dan mencerahkan.






